Penjelasan Hadits Tirmidzi No. 3241 tentang Manusia di atas jembatan di atas Jahannam

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menjelaskan tentang keagungan dan kekuasaan Allah pada Hari Kiamat, di mana seluruh bumi berada dalam genggaman-Nya dan langit dilipat dengan tangan kanan-Nya. Ketika Aisyah bertanya di mana manusia saat itu, Nabi ﷺ menjawab bahwa mereka berada di atas jembatan di atas Jahannam. Hadits ini mengajarkan kita untuk merenungkan kebesaran Allah dan mempersiapkan diri untuk hari akhir.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi dalam Kitab Tafsir Al-Qur'an, Bab Dari Surah Az-Zumar, nomor 3241. Sanadnya: Suwaid bin Nashr → Abdullah bin Al-Mubarak → 'Anbasah bin Sa'id → Habib bin Abi 'Amrah → Mujahid → Ibnu Abbas → Aisyah radhiyallahu 'anha.

Ayat yang menjadi pokok pembahasan hadits ini adalah:

وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّمَاوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ ۚ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ

QS. Az-Zumar [39]: 67

"Dan seluruh bumi pada Hari Kiamat berada dalam genggaman-Nya, dan langit dilipat dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka sekutukan."

Imam At-Tirmidzi menyatakan hadits ini hasan shahih gharib dari jalur ini. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari jalur lain, sehingga para ulama menghukuminya sebagai hadits yang shahih.

Penjelasan Rinci

Makna Umum Hadits

Hadits ini berbicara tentang salah satu ayat yang menggambarkan keagungan Allah pada Hari Kiamat. Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma bertanya kepada Mujahid (seorang tabi'in dan ahli tafsir terkemuka) apakah ia mengetahui luasnya Jahannam. Mujahid menjawab tidak tahu. Kemudian Ibnu Abbas menyampaikan hadits dari Aisyah radhiyallahu 'anha yang bertanya langsung kepada Nabi ﷺ tentang makna ayat tersebut.

Pemahaman Para Ulama

  1. Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa ayat ini menunjukkan kekuasaan Allah yang mutlak. Seluruh bumi — dengan segala isinya yang sangat luas — berada dalam genggaman Allah pada Hari Kiamat. Langit yang tujuh dilipat dengan tangan kanan-Nya. Ini adalah gambaran keagungan dan kebesaran Allah yang tidak bisa dibayangkan oleh akal manusia.
  2. Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa hadits-hadits tentang sifat-sifat Allah (seperti "genggaman" dan "tangan kanan") harus dipahami sebagaimana adanya tanpa menyerupakan dengan makhluk (tanzih), dan tanpa menolak maknanya. Ini adalah manhaj Ahlus Sunnah: menetapkan sifat Allah sesuai yang Allah tetapkan untuk diri-Nya, tanpa tahrif (mengubah makna), ta'thil (menolak), takyif (menanyakan bagaimana), atau tamtsil (menyerupakan).
  3. Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa pertanyaan Aisyah "Di mana manusia pada hari itu?" menunjukkan keingintahuan sahabat tentang keadaan manusia saat bumi dan langit digenggam Allah. Jawaban Nabi ﷺ "Di atas jembatan Jahannam" menunjukkan bahwa manusia akan melewati jembatan (shirath) yang dibentangkan di atas Jahannam.
  4. Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di dalam tafsirnya menjelaskan bahwa ayat ini mengandung peringatan keras bagi orang-orang yang menyekutukan Allah. Jika seluruh bumi dan langit begitu kecil di hadapan Allah, bagaimana mungkin manusia yang lemah ini berani menyekutukan-Nya?

Perbedaan Pendapat

Para ulama berbeda pendapat tentang apakah "genggaman" dan "tangan kanan" di sini bersifat hakiki atau majazi. Namun mayoritas ulama Ahlus Sunnah dari kalangan salaf — termasuk Imam Ahmad bin Hanbal, Sufyan ats-Tsauri, dan Abdullah bin Al-Mubarak — menetapkan bahwa sifat-sifat ini adalah hakiki sesuai dengan keagungan Allah, tanpa menyerupakannya dengan makhluk. Imam At-Tirmidzi sendiri meriwayatkan hadits ini dalam bab tafsir, menunjukkan bahwa beliau memandangnya sebagai bagian dari penjelasan ayat.

Story Telling

Mujahid bin Jabr, seorang tabi'in yang terkenal sebagai ahli tafsir, menceritakan pengalamannya belajar dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma. Suatu hari Ibnu Abbas bertanya kepadanya: "Apakah kamu tahu berapa luas Jahannam?" Mujahid menjawab dengan jujur: "Tidak." Ibnu Abbas kemudian bersumpah dengan nama Allah dan berkata: "Ya, demi Allah, kamu memang tidak tahu."

Kemudian Ibnu Abbas menceritakan apa yang disampaikan Aisyah radhiyallahu 'anha kepadanya. Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang ayat yang menggambarkan bumi digenggam Allah dan langit dilipat dengan tangan kanan-Nya. Aisyah bertanya dengan penuh rasa ingin tahu: "Di mana manusia pada hari itu, wahai Rasulullah?" Nabi ﷺ menjawab dengan singkat dan jelas: "Di atas jembatan Jahannam."

Kisah ini menunjukkan bagaimana para sahabat dan tabi'in memiliki semangat tinggi dalam memahami Al-Qur'an. Mereka tidak segan bertanya tentang hal-hal yang sulit dipahami, dan mereka menerima jawaban dengan penuh keimanan. Ibnu Abbas, meskipun dikenal sebagai "Turjumanul Qur'an" (penerjemah Al-Qur'an), tetap merujuk kepada Aisyah yang mendengar langsung dari Nabi ﷺ.

Kesimpulan Praktis

  1. Renungkan kebesaran Allah: Ayat dan hadits ini mengajarkan kita untuk merenungkan betapa kecilnya kita di hadapan Allah. Seluruh bumi dan langit yang begitu luas hanyalah seperti genggaman di tangan-Nya.
  2. Persiapkan diri untuk Hari Kiamat: Kesadaran bahwa kita akan melewati jembatan di atas Jahannam harus mendorong kita untuk memperbanyak amal saleh dan menjauhi dosa.
  3. Pelajari tafsir Al-Qur'an: Seperti yang dicontohkan Aisyah dan Ibnu Abbas, kita dianjurkan untuk bertanya dan mempelajari makna Al-Qur'an kepada ahlinya.
  4. Tetapkan sifat Allah tanpa menyerupakan: Ikuti manhaj salaf dalam memahami sifat-sifat Allah — tetapkan sebagaimana adanya tanpa menyerupakan dengan makhluk.
  5. Jauhi syirik: Ayat ini diakhiri dengan "Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka sekutukan" — peringatan tegas agar kita menjauhi segala bentuk kesyirikan.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?