Penjelasan Hadits Tirmidzi No. 2891 tentang Keutamaan Surah Al-Mulk sebagai pemberi syafaat

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan keutamaan besar Surah Al-Mulk (Tabarak). Surah yang terdiri dari 30 ayat ini akan datang memberi syafaat di akhirat bagi orang yang rajin membacanya, sehingga ia diampuni dosa-dosanya. Ini adalah dorongan bagi kita untuk tidak meninggalkan membaca dan mengamalkan surah ini setiap hari.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits Riwayat Imam At-Tirmidzi:

Teks hadits yang Anda sampaikan adalah benar sebagaimana diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi dalam Sunan-nya, Kitab "Buku Pahala Al-Qur'an dari Rasulullah ﷺ", Bab "Apa yang Diriwayatkan tentang Surah Al-Mulk", nomor 2891. Imam At-Tirmidzi menilai hadits ini hasan (baik).

Hadits serupa juga diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dalam Sunan-nya, dan Imam An-Nasa'i dalam Sunan-nya, dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu. Ini menunjukkan hadits ini memiliki jalur periwayatan yang kuat dan saling menguatkan.

Ayat Al-Qur'an yang Terkait:

Meskipun hadits ini tidak mengutip ayat tertentu, Surah Al-Mulk sendiri diawali dengan firman Allah:

تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

"Maha Suci Allah yang menguasai (segala) kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Al-Mulk [67]: 1)

Ayat ini menegaskan kebesaran dan kekuasaan Allah yang menjadi inti dari kandungan surah ini.

Penjelasan Rinci

Para ulama menjelaskan makna syafaat dalam hadits ini dengan beberapa penjelasan:

1. Makna Syafaat Surah Al-Mulk

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menjelaskan bahwa syafaat yang dimaksud adalah izin dari Allah bagi surah ini untuk memberikan pertolongan kepada pembacanya di akhirat. Ini adalah bentuk keutamaan dari Allah, bukan berarti surah itu memiliki kekuatan sendiri. Syafaat hanya terjadi dengan izin Allah, sebagaimana firman-Nya: "Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya?" (QS. Al-Baqarah [2]: 255).

2. Syarat untuk Mendapatkan Syafaat

Imam Ibnul Qayyim al-Jawziyyah rahimahullah dalam kitabnya menjelaskan bahwa syafaat Al-Qur'an ini didapatkan oleh orang yang membaca, memahami, dan mengamalkan isinya. Bukan sekadar membacanya tanpa tadabbur (perenungan). Beliau menekankan bahwa Al-Qur'an akan menjadi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat, sebagaimana hadits riwayat Imam Muslim dari Abu Umamah: "Bacalah Al-Qur'an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafaat bagi pembacanya."

3. Kandungan Surah Al-Mulk

Imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya menjelaskan bahwa Surah Al-Mulk berisi:

  • Penegasan tentang kekuasaan Allah atas segala sesuatu
  • Penciptaan langit dan bumi yang sempurna
  • Peringatan tentang neraka bagi orang-orang kafir
  • Dorongan untuk merenungkan ciptaan Allah
  • Kabar gembira tentang ampunan bagi orang-orang yang beriman dan bertawakal

Kandungan inilah yang menjadikan surah ini "berbicara" dan memberi syafaat, karena ia membawa pesan tauhid dan keimanan yang menyelamatkan pembacanya.

4. Amalan Membaca Setiap Malam

Para ulama dari kalangan salaf sangat memperhatikan surah ini. Disebutkan dalam riwayat bahwa Nabi ﷺ tidak pernah tidur sebelum membaca Surah As-Sajdah dan Al-Mulk. Imam At-Tirmidzi meriwayatkan dari Jabir radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi ﷺ biasa membaca surah ini sebelum tidur. Para ulama menganjurkan untuk menjadikan ini sebagai amalan rutin harian.

Story Telling

Disebutkan dalam riwayat bahwa seorang laki-laki dari kalangan sahabat atau tabi'in terbiasa membaca Surah Al-Mulk setiap malam. Ketika ia wafat, para malaikat atau orang-orang yang hadir menyaksikan bahwa surah ini seolah-olah "membela" dan memberi syafaat untuknya. Kisah ini menunjukkan betapa besar berkah dari istiqamah (konsistensi) dalam membaca Al-Qur'an, bukan hanya sekadar membacanya sekali dua kali.

Hikmahnya: amalan kecil yang dilakukan rutin dengan ikhlas lebih dicintai Allah daripada amalan besar yang dilakukan sesekali. Sebagaimana sabda Nabi ﷺ: "Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling rutin walaupun sedikit." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Kesimpulan Praktis

  1. Rutinkan membaca Surah Al-Mulk setiap malam sebelum tidur, sebagaimana kebiasaan Nabi ﷺ.
  2. Bacalah dengan tadabbur — renungkan maknanya, terutama tentang kebesaran Allah dan peringatan tentang neraka.
  3. Amalkan isinya — bertauhid, bertawakal, dan menjauhi kemaksiatan.
  4. Ajarkan kepada keluarga — karena ini adalah warisan kebaikan yang akan terus mengalir.
  5. Jangan remehkan amalan kecil — karena bisa menjadi penyebab ampunan di akhirat.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?