Bab Apa yang Dikatakan tentang Suara Para Bidadari
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ، عَنِ الأَوْزَاعِيِّ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، فِي قَوْلِهِ عَزَّ وَجَلَّ: (فَهُمْ فِي رَوْضَةٍ يُحْبَرُونَ ) قَالَ السَّمَّاعُ . وَمَعْنَى السَّمَّاعِ مِثْلَ مَا وَرَدَ فِي الْحَدِيثِ أَنَّ الْحُورَ الْعِينَ يُرَفِّعْنَ بِأَصْوَاتِهِنَّ .
Dari Yahya bin Abi Kathir, mengenai pernyataan-Nya (Allah), Yang Maha Perkasa dan Agung, 'Maka mereka akan berada di taman-taman yang hidup mewah.' Dia berkata: 'Mendengarkan.' Dan makna mendengarkan adalah serupa dengan apa yang telah disebutkan dalam Hadits bahwa Al-Hur Al-'Ein mengangkat suara mereka.