Penjelasan Hadits Tirmidzi No. 1958 tentang Menyingkirkan duri di jalan mendatangkan ampunan

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini mengajarkan bahwa amal kecil—menyingkirkan dahan berduri dari jalan—bisa menjadi sebab datangnya ampunan Allah. Allah Maha Menghargai kebaikan sekecil apa pun, dan seorang mukmin hendaknya tidak meremehkan kebaikan. Hadits ini dinilai hasan shahih oleh Imam at-Tirmidzi, dan diriwayatkan juga oleh Imam al-Bukhari dan Muslim dari jalur lain.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits utama (At-Tirmidzi no. 1958):

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ، عَنْ سُمَىٍّ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: «بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي فِي طَرِيقٍ إِذْ وَجَدَ غُصْنَ شَوْكٍ فَأَخَّرَهُ فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ»

"Ketika seorang laki-laki berjalan di jalan, ia menemukan dahan berduri lalu menyingkirkannya, maka Allah menghargai (syukur) perbuatannya dan mengampuninya."

Hadits pendukung (Al-Bukhari & Muslim):

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, Nabi ﷺ bersabda:

«بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي بِطَرِيقٍ وَجَدَ غُصْنَ شَوْكٍ فَأَخَّرَهُ، فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ»

"Ketika seorang laki-laki berjalan di suatu jalan, ia menemukan dahan berduri lalu menyingkirkannya, maka Allah menghargainya dan mengampuninya." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Ayat terkait:

QS. Az-Zalzalah [99]: 7

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

"Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah (atom), niscaya ia akan melihat (balasan)nya."

Kaitan ulama & kitab:

  • Imam at-Tirmidzi dalam Jami'-nya menilai hadits ini hasan shahih.
  • Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan hadits ini sebagai dalil bahwa amal kecil bisa bernilai besar di sisi Allah.
  • Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menyebutkan bahwa "syukur" di sini bermakna Allah menerima dan membalas amal tersebut dengan pahala dan ampunan.

Penjelasan Rinci

1. Makna "Allah bersyukur kepada hamba"

Para ulama menjelaskan bahwa "syukur" Allah kepada hamba bukan berarti Allah butuh atau berhutang, tetapi bentuk penerimaan dan pembalasan Allah atas amal hamba-Nya. Ibnu Katsir dalam tafsirnya menegaskan bahwa Allah membalas amal sekecil apa pun, dan syukur-Nya berarti pahala dan ampunan.

2. Amal kecil, ganjaran besar

Hadits ini menunjukkan bahwa bukan besar-kecilnya amal yang menentukan, tetapi keikhlasan dan manfaatnya. Menyingkirkan dahan berduri adalah perbuatan ringan, namun bermanfaat bagi orang banyak. Ibnu Rajab al-Hanbali dalam Jami' al-'Ulum wal-Hikam menekankan bahwa amal yang tampak kecil bisa menjadi sebab ampunan karena Allah Maha Pemurah.

3. Menghilangkan gangguan di jalan termasuk cabang iman

Dalam hadits lain (Bukhari & Muslim), Nabi ﷺ bersabda:

«الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً... وَإِمَاطَةُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ شُعْبَةٌ مِنَ الْإِيمَانِ»

"Iman itu ada enam puluh lebih cabang... dan menyingkirkan gangguan dari jalan adalah salah satu cabang iman."

Ibnu Hajar menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan iman bukan hanya keyakinan hati, tetapi juga amal nyata yang bermanfaat bagi orang lain.

4. Perbedaan pendapat ulama

Sebagian ulama (seperti al-Hasan al-Bashri dan Qatadah) menekankan sisi keikhlasan: amal diterima jika dilakukan karena Allah, bukan karena pamer. Sedangkan Ibnu Taymiyyah dan Ibnul Qayyim menekankan bahwa manfaat bagi kaum muslimin adalah bagian dari tujuan syariat. Keduanya tidak bertentangan: amal harus ikhlas dan bermanfaat.

5. Pelajaran adab

  • Jangan meremehkan kebaikan sekecil apa pun.
  • Perhatikan lingkungan sekitar; kebersihan jalan adalah bagian dari ibadah.
  • Ampunan Allah bisa datang melalui amal yang tampak sederhana.

Story Telling

Diriwayatkan dalam Shahih al-Bukhari dan Muslim, ada seorang laki-laki yang berjalan di jalan dan menemukan dahan berduri. Ia berpikir, "Aku singkirkan dahan ini agar tidak mengganggu kaum muslimin." Lalu ia menyingkirkannya. Maka Allah mengampuni dosa-dosanya.

Ibnu Hajar dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa kisah ini menunjukkan betapa luasnya rahmat Allah—satu perbuatan kecil bisa menjadi sebab ampunan dosa yang banyak. Imam an-Nawawi menambahkan bahwa ini adalah motivasi agar kita tidak malas berbuat baik, sekecil apa pun.

Kesimpulan Praktis

  1. Jangan remehkan kebaikan kecil—bisa jadi itu sebab ampunan Allah.
  2. Bersihkan jalan dari gangguan: batu, duri, sampah, atau apa pun yang membahayakan.
  3. Ikhlaslah dalam beramal, karena Allah menilai hati dan manfaat.
  4. Yakinlah bahwa Allah Maha Menghargai dan Maha Pengampun.
  5. Ajarkan kepada keluarga dan anak-anak untuk peduli lingkungan sebagai ibadah.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?