Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini menunjukkan bahwa di antara jenis pakaian, qamis (kemeja/gamīs panjang) adalah yang paling disukai Nabi ﷺ. Ini mengajarkan kesederhanaan, kerapian, dan bahwa pakaian yang menutup dengan baik serta mudah dipakai adalah pilihan yang baik. Hadits ini dishahihkan jalur periwayatannya oleh Imam al-Bukhari (Muhammad bin Isma'il) sebagaimana disebutkan Imam at-Tirmidzi.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi dalam Jami' at-Tirmidzi, Kitab Pakaian, Bab Apa yang Diriwayatkan tentang Qamis, no. 1763, dari Umm Salamah radhiyallahu 'anha.
Teks hadits:
حَدَّثَنَا زِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ الْبَغْدَادِيُّ، حَدَّثَنَا أَبُو تُمَيْلَةَ، عَنْ عَبْدِ الْمُؤْمِنِ بْنِ خَالِدٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ، عَنْ أُمِّهِ، عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ، قَالَتْ: كَانَ أَحَبَّ الثِّيَابِ إِلَى النَّبِيِّ ﷺ الْقَمِيصُ.
Terjemahan: Dari Umm Salamah, ia berkata: "Pakaian yang paling dicintai oleh Nabi ﷺ adalah qamis."
Imam at-Tirmidzi juga menyebut bahwa Imam al-Bukhari (Muhammad bin Isma'il) berkata: "Hadits Abdullah bin Buraidah dari ibunya dari Umm Salamah lebih shahih."
Ayat yang relevan tentang pakaian dan menutup aurat:
QS. Al-A'raf [7]: 26
يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا ۖ وَلِبَاسُ التَّقْوَىٰ ذَٰلِكَ خَيْرٌ ۚ ذَٰلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ
Terjemahan: "Wahai anak-anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat."
Penjelasan Rinci
Hadits ini menjelaskan sunnah dalam berpakaian. Qamis adalah pakaian yang menutupi tubuh bagian atas hingga bawah, berbentuk kemeja panjang. Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa pakaian Nabi ﷺ umumnya sederhana, tidak berlebihan, dan yang paling beliau sukai adalah yang mudah dipakai serta menutup dengan baik. Ibn Hajar al-Asqalani dalam Fath al-Bari menyebutkan bahwa qamis lebih utama karena menutup aurat dengan sempurna dan tidak memberatkan pemakainya.
Ibn Qayyim al-Jawziyyah dalam Zad al-Ma'ad menjelaskan bahwa pakaian Nabi ﷺ tidak selalu satu jenis, tetapi qamis adalah yang paling sering dan paling beliau cintai karena praktis, sopan, dan sesuai dengan fitrah. Beliau juga menegaskan bahwa tujuan utama pakaian adalah menutup aurat dan berhias dengan baik, bukan untuk kesombongan.
Imam at-Tirmidzi sendiri menilai hadits ini hasan shahih, dan Imam al-Bukhari menguatkan jalur Abdullah bin Buraidah dari ibunya dari Umm Salamah. Ini menunjukkan bahwa hadits ini memiliki kedudukan yang kuat dalam bab adab berpakaian.
Para ulama dari daftar seperti Ibn Rajab al-Hanbali dalam Jami' al-'Ulum wa al-Hikam menekankan bahwa sunnah dalam berpakaian adalah sederhana, tidak berlebihan, dan tidak bertujuan pamer. Syeikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarh Riyadh ash-Shalihin menjelaskan bahwa memakai qamis atau pakaian yang menutup dengan baik adalah sunnah, dan yang terpenting adalah niat untuk mengikuti Nabi ﷺ serta menjaga aurat.
Story Telling
Diriwayatkan bahwa Umm Salamah radhiyallahu 'anha, istri Nabi ﷺ, adalah salah satu orang yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari beliau. Beliau memperhatikan bahwa Nabi ﷺ lebih sering memakai qamis daripada jenis pakaian lainnya. Suatu ketika, beliau ditanya tentang pakaian yang paling dicintai Nabi ﷺ, maka beliau menjawab dengan hadits ini. Ini menunjukkan betapa para istri Nabi ﷺ menjadi saksi atas sunnah-sunnah beliau yang jarang diketahui orang banyak. Hikmahnya: hendaklah kita meneladani kesederhanaan Nabi ﷺ dalam berpakaian, tidak berlebihan, dan menjaga aurat dengan baik.
Kesimpulan Praktis
- Memakai qamis atau pakaian yang menutup dengan baik adalah sunnah yang dicintai Nabi ﷺ.
- Utamakan pakaian yang sederhana, mudah dipakai, dan tidak berlebihan.
- Jaga niat dalam berpakaian untuk menutup aurat dan mengikuti sunnah.
- Hindari pakaian yang menunjukkan kesombongan atau pamer.
- Teladani kesederhanaan Nabi ﷺ dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.