Bab Apa Manusia yang Paling Utama?
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا أَبُو عَمَّارٍ، حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ، عَنِ الأَوْزَاعِيِّ، حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ أَىُّ النَّاسِ أَفْضَلُ قَالَ " رَجُلٌ يُجَاهِدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ " . قَالُوا ثُمَّ مَنْ قَالَ " ثُمَّ مُؤْمِنٌ فِي شِعْبٍ مِنَ الشِّعَابِ يَتَّقِي رَبَّهُ وَيَدَعُ النَّاسَ مِنْ شَرِّهِ " . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ .
Dari Abu Sa'id al-Khudri, ia berkata: "Rasulullah ﷺ ditanya: 'Siapa di antara manusia yang paling utama?' Beliau menjawab: 'Seorang lelaki yang berjihad di jalan Allah.' Mereka bertanya: 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab: 'Kemudian seorang mukmin yang berada di salah satu jalan pegunungan, yang bertaqwa kepada Tuhannya dan menjauhkan orang-orang dari kejahatannya.'" Abu 'Eisa berkata: Hadits ini adalah Hasan Shahih.