Penjelasan Hadits Tirmidzi No. 1627 tentang Keutamaan sedekah berupa tenda, pelayan, atau unta di jalan Allah

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menjelaskan bahwa sedekah yang paling utama adalah yang diberikan untuk mendukung perjuangan di jalan Allah, seperti menyediakan naungan tenda, memberikan pelayan, atau menyediakan hewan tunggangan. Semua bentuk bantuan ini bernilai tinggi karena meringankan beban orang yang berjihad dan mendukung ketaatan kepada Allah. Imam at-Tirmidzi menilai hadits ini hasan sahih gharib.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi dalam Sunan-nya (no. 1627), dari sahabat Abu Umamah al-Bahili radhiyallahu 'anhu, dan beliau menilainya hasan sahih gharib.

Teks hadits:

> أَفْضَلُ الصَّدَقَاتِ ظِلُّ فُسْطَاطٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَنِيحَةُ خَادِمٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ طَرُوقَةُ فَحْلٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

Terjemahan: "Sedekah yang paling utama adalah naungan tenda di jalan Allah, atau memberikan seorang pelayan di jalan Allah, atau unta tunggangan di jalan Allah."

Dalil Al-Qur'an yang menjadi landasan umum keutamaan berinfak di jalan Allah:

QS. Al-Baqarah [2]: 261

> مَثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَن يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Terjemahan: "Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui."

Imam Ibn Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa ayat ini menunjukkan berlipat gandanya pahala infak di jalan Allah, dan bahwa Allah memberi balasan sesuai keikhlasan dan kebutuhan.

Penjelasan Rinci

Hadits ini menyebut tiga bentuk sedekah yang dinilai paling utama, semuanya berkaitan dengan kebutuhan praktis para mujahid:

Pertama: ظِلُّ فُسْطَاطٍ (naungan tenda). Yaitu menyediakan tenda atau tempat berteduh bagi mereka yang berjuang di jalan Allah. Ini mencakup kebutuhan tempat tinggal sementara, perlindungan dari panas dan dingin. Ibn Qayyim al-Jawziyyah dalam Zadul Ma'ad menekankan bahwa Nabi ﷺ memperhatikan kebutuhan logistik pasukan, dan bahwa membantu penyediaan sarana termasuk amal yang besar pahalanya.

Kedua: مَنِيحَةُ خَادِمٍ (memberikan pelayan). Yaitu menghibahkan atau meminjamkan seorang pelayan untuk membantu keperluan mujahid. Al-Mubarak dalam Kitab al-Jihad menyebutkan bahwa membantu dengan tenaga dan pelayanan termasuk bentuk jihad dengan harta. Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa "manihah" berarti pemberian yang manfaatnya diambil, baik berupa hewan maupun pelayan.

Ketiga: طَرُوقَةُ فَحْلٍ (unta jantan untuk tunggangan/berkembang biak). Yaitu menyediakan hewan tunggangan atau pejantan unta untuk kebutuhan perjalanan dan pengembangan ternak di jalan Allah. Ini menunjukkan bahwa sedekah terbaik adalah yang langsung menopang kebutuhan operasional perjuangan.

Imam at-Tirmidzi menyatakan hadits ini hasan sahih gharib, dan beliau menilai riwayat ini lebih sahih daripada riwayat Mu'awiyah bin Salih. Ini menunjukkan perhatian beliau terhadap kualitas sanad. Para ulama hadits seperti Ibn Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari dan adz-Dzahabi dalam Siyar A'lam an-Nubala menegaskan pentingnya verifikasi sanad dalam hadits-hadits keutamaan amal.

Perlu dicatat: hadits ini tidak berarti bahwa sedekah biasa menjadi tidak utama, tetapi menunjukkan bahwa sedekah yang paling utama adalah yang paling dibutuhkan dan paling mendukung ketaatan, terutama jihad fi sabilillah. Ibn Rajab al-Hanbali dalam Latha'if al-Ma'arif menjelaskan bahwa keutamaan amal tergantung pada kebutuhan zaman dan kondisi, serta keikhlasan pelakunya.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Abu Umamah al-Bahili radhiyallahu 'anhu adalah sahabat yang banyak meriwayatkan hadits tentang keutamaan jihad dan ilmu. Suatu ketika beliau menyampaikan hadits ini kepada para tabi'in, dan para ulama seperti al-Qasim Abu Abdurrahman (seorang tabi'in terpercaya) meriwayatkannya dengan penuh amanah. Para salaf memahami bahwa mendukung perjuangan tidak selalu dengan pedang, tetapi bisa dengan harta, tenaga, dan fasilitas. Al-Hasan al-Bashri pernah berkata bahwa sebaik-baik harta adalah yang digunakan untuk membantu saudaranya yang berjuang di jalan Allah. Hikmahnya: setiap orang bisa berkontribusi sesuai kemampuannya.

Kesimpulan Praktis

  1. Sedekah terbaik adalah yang menopang kebutuhan nyata orang yang berjuang di jalan Allah, baik berupa tempat, pelayanan, maupun sarana transportasi.
  2. Bentuk bantuan bisa beragam sesuai zaman dan kebutuhan, selama tujuannya mendukung ketaatan kepada Allah.
  3. Keutamaan amal tergantung pada keikhlasan dan kebutuhan, sebagaimana dijelaskan Ibn Rajab dan Ibn Qayyim.
  4. Hendaknya kita berinfak sesuai kemampuan, tidak meremehkan bantuan kecil, karena Allah melipatgandakan pahala.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan ini tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Untuk si kecil di rumah

Buku cerita anak bergambar tentang bersyukur dan bahaya sombong.

Rp 15.000 Lihat isi buku

Buku cerita anak · PDF

Qorun yang Sombong

Mimi Ummu Umar, penulis dan ilustrator

Kisah Qorun, sepupu Nabi Musa, yang diberi harta melimpah tapi lupa bersyukur. Diceritakan dengan bahasa anak dan ilustrasi penuh warna.

  • 12 halaman bergambar
  • Usia 3–8 tahun
  • Dengan ayat QS. Al-Qasas
  • PDF, bisa dicetak

Hasil penjualan ikut menjaga Hadits.id tetap gratis untuk semua.

Bayar QRIS, semua bank dan e-wallet. Langsung unduh.

Qorun yang Sombong

Rp 15.000

Scan untuk membayar

Menyiapkan QRIS…
  1. Simpan QRIS
  2. Buka apps bank / e-wallet
  3. Bayar dari galeri

Setelah dibayar, bukunya langsung bisa diunduh di sini dan link-nya dikirim ke .

بَارَكَ اللَّهُ فِيكُمْ

Bukunya sudah jadi milik Anda

Link unduhan juga dikirim ke . Simpan emailnya, link bisa dibuka lagi kapan saja.

Unduh PDF Baca langsung di browser

Email ini sudah punya bukunya

Link unduhan kami kirim ulang ke . Cek juga folder Promosi atau Spam.

Gimana penjelasannya?