Penjelasan Hadits Tirmidzi No. 1520 tentang Menyembelih kurban setelah khutbah Idul Adha

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ menyembelih dua ekor domba setelah berkhutbah, dan ini menjadi dalil bahwa menyembelih kurban setelah shalat/khutbah Idul Adha adalah sunnah. Hadits ini dinilai hasan shahih oleh Imam At-Tirmidzi, dan para ulama memahaminya sebagai anjuran menyembelih kurban pada waktunya serta meneladani cara Nabi ﷺ.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh At-Tirmidzi (no. 1520) dari 'Abdur-Rahman bin Abi Bakrah dari ayahnya, Abu Bakrah radhiyallahu 'anhu. At-Tirmidzi berkata: "Hadits ini hasan shahih."

Dalil Al-Qur'an yang berkaitan dengan perintah berkurban:

QS. Al-Kautsar [108]: 2

وَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Terjemahan: "Maka dirikanlah shalat untuk Tuhanmu dan sembelihlah (kurban)."

Makna ringkas: Allah memerintahkan Nabi ﷺ dan umatnya untuk menunaikan shalat dan menyembelih kurban sebagai bentuk ibadah dan ketundukan kepada-Nya. Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat ini memerintahkan shalat dan menyembelih kurban hanya untuk Allah, bukan untuk selain-Nya.

Penjelasan Rinci

Hadits ini menjelaskan bahwa Nabi ﷺ berkhutbah terlebih dahulu, kemudian turun dari mimbar dan menyembelih dua ekor domba. Ini menunjukkan bahwa waktu penyembelihan kurban adalah setelah shalat dan khutbah Idul Adha, sebagaimana dipahami para ulama.

Imam At-Tirmidzi menilai hadits ini hasan shahih, artinya dapat dijadikan hujjah. Para ulama seperti Ibnu Hajar al-Asqalani dan Imam an-Nawawi menjelaskan bahwa menyembelih kurban setelah shalat Id adalah sunnah yang utama, dan sebagian ulama menyebutkan bahwa menyembelih sebelum shalat Id tidak sah sebagai kurban, tetapi hanya sebagai sedekah daging. Hal ini berdasarkan hadits lain yang shahih, namun hadits yang kita bahas ini menegaskan praktik Nabi ﷺ.

Ibnu Qayyim al-Jawziyyah dalam kitabnya menjelaskan bahwa Nabi ﷺ menyembelih kurban dengan tangan beliau sendiri, dan ini menunjukkan keutamaan menyembelih sendiri jika mampu, serta boleh mewakilkan kepada orang lain.

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di menjelaskan bahwa berkurban adalah syiar Islam yang agung, dan menyembelih setelah shalat Id adalah bagian dari tuntunan Nabi ﷺ.

Adapun jumlah dua ekor domba, sebagian ulama menjelaskan bahwa Nabi ﷺ menyembelih dua ekor, satu untuk dirinya dan satu untuk umatnya, sebagaimana disebutkan dalam hadits lain. Namun dalam hadits ini hanya disebutkan dua ekor domba secara umum.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Nabi ﷺ pada suatu hari raya Idul Adha berkhutbah di hadapan para sahabat, kemudian beliau turun dan menyembelih dua ekor domba. Para sahabat menyaksikan langsung dan meneladani beliau. Abu Bakrah radhiyallahu 'anhu, yang meriwayatkan hadits ini, adalah seorang sahabat yang mulia dan dikenal sebagai orang yang banyak meriwayatkan hadits. Kisah ini mengajarkan kepada kita untuk mengikuti sunnah Nabi ﷺ dalam beribadah, termasuk dalam hal waktu dan cara menyembelih kurban.

Kesimpulan Praktis

  1. Disunnahkan menyembelih kurban setelah shalat Idul Adha dan khutbah.
  2. Menyembelih kurban adalah ibadah yang agung dan merupakan syiar Islam.
  3. Hendaknya meneladani Nabi ﷺ dalam cara dan waktu penyembelihan.
  4. Jika mampu, sembelihlah kurban dengan tangan sendiri, dan boleh mewakilkan.
  5. Jangan menyembelih sebelum shalat Id, karena tidak sah sebagai kurban.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?