Bab Apa yang Dikatakan tentang Memberi Tenggang kepada Orang yang Kesulitan dan Berbuat Baik Kepadanya
Shahih oleh Darussalam
haddatsana hannadun, haddatsana abu muawiyaha, ani alamasyi, an syaqiqin, an abi masudin, qala qala rasulu allahi " husiba rajulun mimman kana qablakum falam yujad lahu mina alkhayri syayun ila annahu kana rajulan musiran wakana yukhalithu annasa wakana yamuru ghilmanahu an yatajawazu ani almusiri faqala allahu azza wajalla nahnu ahaqqu bidzalika minhu tajawazu anhu ". qala abu isa hadza haditsun hasanun shahihun. waabu alyasari kabu ibnu amrinw.
Diriwayatkan Abu Mas'ud bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Seorang laki-laki di antara mereka yang telah berlalu dipanggil untuk dihisab dan tidak ditemukan kebaikan padanya. Kecuali bahwa dia adalah seorang yang kaya dan biasa bergaul dengan orang-orang, dan dia menyuruh pelayannya untuk bersikap lembut kepada orang yang kesulitan. Maka Allah, Yang Maha Agung dan Mulia, berfirman: ‘Kami lebih berhak atas itu daripada dia, maka bersikap lembutlah kepadanya.’