Ketika seorang manusia meninggal, semua amal baiknya terputus kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang shalih yang mendoakannya.
Bab Keutamaan Sedekah untuk Orang yang Telah Meninggal
Seorang lelaki berkata kepada Nabi: "Ayahku telah meninggal dan meninggalkan harta, tetapi ia tidak meninggalkan wasiat. Apakah akan menghapuskan dosanya jika aku bersedekah atas namanya?" Nabi menjawab: "Ya."
Sa'd bertanya kepada Nabi: "Ibu saya telah meninggal dan tidak meninggalkan wasiat; bolehkah saya bersedekah atas namanya?" Beliau menjawab: "Ya."
Seorang laki-laki berkata: "Wahai Rasulullah, ibuku telah meninggal; apakah akan bermanfaat baginya jika saya bersedekah atas namanya?" Beliau menjawab: "Ya."
Dari Sa'd bin Ubadah bahwa ia datang kepada Nabi ﷺ dan berkata: "Ibu saya telah meninggal dan dia memiliki nazar yang harus dipenuhi. Apakah cukup jika saya memerdekakan seorang budak atas namanya?" Beliau berkata: "Meme
ia bertanya kepada Nabi ﷺ tentang sebuah nadzar yang harus dipenuhi oleh ibunya, tetapi ia meninggal sebelum melakukannya. Rasulullah ﷺ bersabda: "Penuhi nadzar itu atas namanya."
ia bertanya kepada Nabi ﷺ tentang sebuah nadzar yang harus dipenuhi oleh ibunya, tetapi ia meninggal sebelum melakukannya. Rasulullah ﷺ bersabda: "Penuhi nadzar itu atas namanya."
ia bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang sebuah nadzar yang harus dipenuhi oleh ibunya, tetapi ia meninggal sebelum melakukannya. Rasulullah ﷺ bersabda: "Penuhi nadzar itu atas namanya."
Diriwayatkan bahwa Ash-Sharid bin Suwaid Ath-Thaqafi berkata: 'Saya datang kepada Rasulullah ﷺ dan berkata: 'Ibu saya mewasiatkan agar seorang budak dibebaskan atas namanya. Saya memiliki seorang budak perempuan Nubia; a