Penjelasan Hadits Nasa'i No. 956 tentang Bacaan Nabi saat Subuh hari Jumat

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menjelaskan bahwa Nabi ﷺ pada shalat Subuh di hari Jumat membaca surat As-Sajdah (surat ke-32) dan surat Al-Insan (surat ke-76). Ini adalah sunnah Nabi ﷺ yang menunjukkan perhatian khusus beliau terhadap hari Jumat, dengan bacaan yang mengandung pelajaran tentang penciptaan, kebangkitan, dan balasan bagi orang-orang yang bertakwa.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits Riwayat Imam An-Nasa'i:

Teks hadits yang Anda berikan adalah riwayat dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya, dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi ﷺ membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan pada shalat Subuh hari Jumat.

Ayat yang dimaksud dalam hadits:

  1. QS. As-Sajdah [32]: 1-2 (potongan awal surat yang dibaca Nabi ﷺ)

آلٓمٓ ۝ تَنزِيلُ ٱلْكِتَـٰبِ لَا رَيْبَ فِيهِ مِن رَّبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ

"Alif Lam Mim. Turunnya kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya, dari Tuhan seluruh alam."

  1. QS. Al-Insan [76]: 1 (potongan awal surat yang dibaca Nabi ﷺ)

هَلْ أَتَىٰ عَلَى ٱلْإِنسَـٰنِ حِينٌ مِّنَ ٱلدَّهْرِ لَمْ يَكُن شَيْـًٔا مَّذْكُورًا

"Bukankah telah datang atas manusia suatu waktu dari masa, sedang ketika itu ia belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?"

Kaitan dengan ulama:

Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu' dan Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa sunnah ini adalah amalan yang dianjurkan, dan beliau menyebutkan hikmahnya. Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari juga membahas hadits serupa ketika menjelaskan bab-bab shalat Jumat dalam Shahih Al-Bukhari.

Penjelasan Rinci

Para ulama menjelaskan bahwa Nabi ﷺ secara khusus membaca dua surat ini pada shalat Subuh hari Jumat karena kandungannya yang sangat relevan dengan hari Jumat:

  1. Surat As-Sajdah berisi tentang penciptaan langit dan bumi dalam enam masa, penciptaan manusia dari tanah, kisah Nabi Adam, serta kebangkitan manusia dari kubur. Hari Jumat adalah hari yang agung, dan di dalamnya terdapat waktu mustajab untuk berdoa. Membaca surat yang mengingatkan tentang kebangkitan dan hari akhir sangat sesuai untuk membangunkan jiwa manusia dari kelalaian di pagi hari Jumat.
  2. Surat Al-Insan berisi tentang asal-usul manusia yang mulanya tidak ada, kemudian diciptakan, lalu diberi petunjuk, dan dijelaskan tentang balasan bagi orang-orang yang berbakti (al-abrar) berupa surga, serta peringatan bagi orang-orang kafir.

Imam Ibnu Qayyim Al-Jawziyyah dalam Zaad Al-Ma'ad menjelaskan bahwa Nabi ﷺ biasa membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan di pagi hari Jumat, dan ini adalah sunnah yang terus beliau lakukan. Beliau juga menyebutkan bahwa dalam dua surat ini terdapat isyarat tentang penciptaan Adam, dan hari Jumat adalah hari yang berkaitan dengan penciptaan Adam dan peristiwa-peristiwa besar lainnya.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam Syarh Al-Mumti' menjelaskan bahwa membaca dua surat ini di Subuh Jumat adalah sunnah, dan jika seseorang tidak melakukannya maka shalatnya tetap sah, hanya saja ia kehilangan keutamaan mengikuti sunnah Nabi ﷺ.

Syaikh Abdul Aziz bin Baz juga menjelaskan bahwa disunnahkan bagi imam untuk membaca surat As-Sajdah pada rakaat pertama dan surat Al-Insan pada rakaat kedua di shalat Subuh hari Jumat, berdasarkan hadits ini dan hadits-hadits lain yang semakna.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma juga biasa membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan pada shalat Subuh hari Jumat, sebagaimana disebutkan dalam riwayat-riwayat yang shahih. Ini menunjukkan bagaimana para sahabat sangat antusias untuk mengikuti sunnah Nabi ﷺ dalam setiap detail ibadah mereka.

Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa hikmah membaca surat As-Sajdah di pagi hari Jumat adalah karena di dalamnya terdapat ayat sajdah, sehingga jamaah yang mendengarnya akan turut bersujud bersama imam. Ini menambah semangat ibadah di pagi hari yang penuh berkah tersebut.

Kesimpulan Praktis

  1. Bagi imam shalat Subuh di hari Jumat: Disunnahkan membaca surat As-Sajdah pada rakaat pertama dan surat Al-Insan pada rakaat kedua, sebagaimana contoh Nabi ﷺ.
  2. Bagi makmum: Hendaknya mendengarkan bacaan imam dengan khusyuk, dan jika imam membaca ayat sajdah lalu sujud, maka makmum mengikuti sujud tersebut.
  3. Bagi yang shalat sendirian: Boleh juga membaca dua surat ini, karena ini adalah sunnah yang dicontohkan Nabi ﷺ.
  4. Yang terpenting: Jangan menjadikan perbedaan bacaan ini sebagai sebab perpecahan. Jika imam membaca surat lain, shalatnya tetap sah dan tidak perlu dipermasalahkan, karena ini hanya masalah keutamaan, bukan kewajiban.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?