Sunan An-Nasa'i · Kitab Thaharah · No. 86

Bab Tentang Menggunakan Istinsyaq

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الزِّنَادِ، ح وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ عِيسَى، عَنْ مَعْنٍ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏"‏ إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَلْيَجْعَلْ فِي أَنْفِهِ مَاءً ثُمَّ لْيَسْتَنْثِرْ ‏"‏ ‏.‏

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Mansur, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Sufyan, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abu Az-Zinad, dan telah menceritakan kepada kami Al-Husain bin Isa, dari Ma'n, dari Malik, dari Abu Az-Zinad, dari Al-A'raj, dari Abu Huraira, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: 'Apabila salah seorang dari kalian berwudhu, hendaklah ia memasukkan air ke dalam hidungnya, kemudian menghembuskannya.'