Bab Tentang Orang yang Tidur dan Melewatkan Shalat

HR. An-Nasa'i no. 614Shahih · Darussalam

أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ، عَنْ يَزِيدَ، قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ الأَحْوَلُ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ عَنِ الرَّجُلِ يَرْقُدُ عَنِ الصَّلاَةِ أَوْ يَغْفُلُ عَنْهَا قَالَ " كَفَّارَتُهَا أَنْ يُصَلِّيَهَا إِذَا ذَكَرَهَا " .

Cara baca (latin)

akhbarana humaydu ibnu masadaha, an yazida, qala haddatsana hajjajun alahwalu, an qatadaha, an anasin, qala suila rasulu allahi ani arrajuli yarqudu ani asshalahi aw yaghfulu anha qala " kaffaratuha an yushalliyaha idza dzakaraha ".

Diriwayatkan bahwa Anas berkata: "Rasulullah ﷺ ditanya tentang seorang lelaki yang tidur dan melewatkan shalat, atau melupakannya. Beliau bersabda: 'Kefardhuannya adalah dengan mengerjakan shalat itu ketika ia mengingatnya.'"