Bab Tentang Orang yang Tidur dan Melewatkan Shalat
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ، عَنْ يَزِيدَ، قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ الأَحْوَلُ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ عَنِ الرَّجُلِ يَرْقُدُ عَنِ الصَّلاَةِ أَوْ يَغْفُلُ عَنْهَا قَالَ " كَفَّارَتُهَا أَنْ يُصَلِّيَهَا إِذَا ذَكَرَهَا " .
Diriwayatkan bahwa Anas berkata: "Rasulullah ﷺ ditanya tentang seorang lelaki yang tidur dan melewatkan shalat, atau melupakannya. Beliau bersabda: 'Kefardhuannya adalah dengan mengerjakan shalat itu ketika ia mengingatnya.'"