Penjelasan AI

Penjelasan Hadits Nasa'i No. 5521 tentang Meminta surga dan berlindung dari neraka tiga kali

Lihat teks hadits

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini mengajarkan kita keutamaan memperbanyak doa memohon surga dan berlindung dari neraka. Jika seorang hamba dengan sungguh-sungguh memohon surga sebanyak tiga kali, maka surga pun akan memohonkan untuknya kepada Allah. Demikian pula jika ia berlindung dari neraka tiga kali, neraka pun akan memohonkan perlindungan untuknya. Ini menunjukkan betapa besar rahmat Allah dan betapa dahsyatnya dampak doa yang tulus dari seorang hamba.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i dalam Sunan-nya, Kitab Isti'adzah, Bab Isti'adzah dari Panas Api Neraka, nomor 5521. Juga diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Imam Ahmad dalam musnadnya.

Hadits ini memiliki penguat (syahid) dari riwayat lain, di antaranya dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ سَأَلَ اللَّهَ الْجَنَّةَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، قَالَتِ الْجَنَّةُ: اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَمَنِ اسْتَجَارَ مِنَ النَّارِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، قَالَتِ النَّارُ: اللَّهُمَّ أَجِرْهُ مِنَ النَّارِ

Artinya: "Barangsiapa memohon surga kepada Allah sebanyak tiga kali, maka surga berkata: 'Ya Allah, masukkanlah dia ke dalam surga.' Dan barangsiapa memohon perlindungan dari neraka sebanyak tiga kali, maka neraka berkata: 'Ya Allah, lindungilah dia dari neraka.'" (HR. At-Tirmidzi, no. 2572; Ibnu Majah, no. 4340; Ahmad, no. 14888. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih At-Tirmidzi dan Shahih Ibni Majah)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah dalam Syarh Riyadhish Shalihin menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan keutamaan doa dan betapa besar pengaruhnya. Surga dan neraka adalah makhluk Allah yang hidup dan mendengar, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Fajr [89]: 23.

Penjelasan Rinci

Hadits ini mengandung beberapa pelajaran penting yang dijelaskan oleh para ulama dari kalangan Ahlus Sunnah:

  1. Keutamaan Memperbanyak Doa: Hadits ini mendorong kita untuk tidak bosan berdoa memohon surga dan berlindung dari neraka. Angka tiga dalam hadits ini bukanlah batasan, melainkan menunjukkan pengulangan dan kesungguhan. Imam An-Nawawi rahimahullah dalam Al-Adzkar menganjurkan untuk memperbanyak doa ini, terutama di waktu-waktu mustajab.
  2. Surga dan Neraka Adalah Makhluk yang Hidup: Para ulama Ahlus Sunnah, seperti Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah dalam Majmu' Fatawa, menjelaskan bahwa surga dan neraka adalah makhluk Allah yang diciptakan dan memiliki kehidupan. Mereka mendengar, melihat, dan berbicara dengan izin Allah. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur'an, misalnya firman Allah tentang neraka yang berkata, "Apakah masih ada tambahan?" (QS. Qaf [50]: 30).
  3. Doa Menjadi Sebab Terkabulnya Permohonan: Hadits ini menunjukkan bahwa Allah Ta'ala menjadikan doa hamba sebagai sebab untuk menggerakkan makhluk-Nya (surga dan neraka) agar turut mendoakannya. Ini adalah bentuk kemuliaan yang Allah berikan kepada hamba-Nya yang rajin berdoa. Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di rahimahullah dalam Bahjatu Qulubil Abrar menjelaskan bahwa ini adalah kabar gembira bagi orang yang bersungguh-sungguh dalam berdoa.
  4. Pentingnya Niat dan Keikhlasan: Doa yang diucapkan haruslah lahir dari hati yang benar-benar menginginkan surga dan takut akan neraka. Bukan sekadar ucapan di lisan tanpa penghayatan. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Al-Wabilush Shayyib menekankan bahwa inti doa adalah kondisi hati.

Story Telling

Diriwayatkan dari Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah, seorang tabi'in agung, bahwa beliau sering menangis ketika berdoa. Suatu hari, beliau ditanya, "Wahai Abu Sa'id, mengapa engkau sering menangis?" Beliau menjawab, "Aku takut Allah melemparku ke dalam neraka dan tidak peduli padaku. Maka aku memohon kepada-Nya agar Dia melindungiku darinya." (Diriwayatkan oleh Abu Nu'aim dalam Hilyatul Auliya).

Lihatlah bagaimana para salafush shalih sangat merasakan takut akan neraka dan sangat berharap akan surga. Mereka tidak menganggap remeh urusan ini. Doa mereka lahir dari rasa takut yang mendalam dan harapan yang kuat kepada Allah.

Kesimpulan Praktis

  1. Perbanyaklah Doa: Biasakanlah untuk berdoa memohon surga dan berlindung dari neraka setiap hari, terutama setelah shalat fardhu dan di waktu-waktu mustajab.
  2. Ucapkan dengan Hati: Hayati makna doa tersebut. Jangan hanya di lisan, tetapi resapi dalam hati betapa besar keinginanmu untuk masuk surga dan betapa takutnya kamu pada neraka.
  3. Yakinlah dengan Janji Allah: Percayalah bahwa Allah akan mengabulkan doa hamba-Nya yang bersungguh-sungguh. Hadits ini adalah jaminan dari Rasulullah ﷺ.
  4. Amalkan Doa Ringkas Ini: Anda bisa mengamalkan doa seperti: "Allahumma inni as-alukal jannah" (Ya Allah, aku memohon surga kepada-Mu) dan "Allahumma ajirni minan naar" (Ya Allah, lindungilah aku dari neraka), masing-masing sebanyak tiga kali.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Komunitas

Follow @haditsindonesia

Penjelasannya membantu? Yuk follow kami di media sosial — hadits pilihan setiap hari.