Penjelasan Hadits Nasa'i No. 5428 tentang Perlindungan dengan membaca surat ikhlas dan muawwidzatain

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini adalah anjuran agung dari Nabi ﷺ untuk membaca Qul Huwallahu Ahad (Surat Al-Ikhlas), Al-Mu'awwidzatain (Surat Al-Falaq dan An-Nas) sebanyak tiga kali di waktu pagi dan petang. Dengan membaca ini, seorang hamba akan dicukupkan oleh Allah dari segala sesuatu, baik itu gangguan makhluk, penyakit, kejahatan, maupun keburukan lainnya. Ini adalah benteng perlindungan yang sangat kuat dan mudah diamalkan setiap hari.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i dalam Sunan-nya, Kitab Isti'adzah, dari sahabat Abdullah bin Amr bin Al-Ash radhiyallahu 'anhu. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani.

Dalil utama dari Al-Qur'an adalah firman Allah tentang keesaan-Nya dan perlindungan-Nya:

  1. QS. Al-Ikhlas [112]: 1

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

"Katakanlah (Muhammad), 'Dialah Allah, Yang Maha Esa.'"

  1. QS. Al-Falaq [113]: 1

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ

"Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar).'"

  1. QS. An-Nas [114]: 1

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ

"Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhannya manusia.'"

Kaitan dengan Ulama: Para ulama seperti Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di dalam tafsirnya menjelaskan bahwa ketiga surat ini mengandung tauhid, penyucian Allah, dan permohonan perlindungan dari segala keburukan makhluk. Imam Ibnul Qayyim dalam kitab Zaad al-Ma'ad juga menyebutkan bahwa wirid pagi dan petang dengan surat-surat ini adalah bagian dari petunjuk Nabi ﷺ yang agung.

Penjelasan Rinci

Hadits ini menunjukkan perhatian besar Nabi ﷺ terhadap perlindungan para sahabatnya. Ketika terjadi hujan dan gelap gulita, para sahabat menunggu beliau untuk shalat. Setelah keluar, beliau memerintahkan salah seorang sahabat untuk membaca wirid ini.

Makna dan Kandungannya:

  1. Qul Huwallahu Ahad (Surat Al-Ikhlas): Surat ini adalah inti dari tauhid. Membacanya berarti menegaskan keimanan kepada Allah Yang Maha Esa, yang tidak membutuhkan sesuatu pun, dan tidak ada yang setara dengan-Nya. Dengan keyakinan ini, hati menjadi kuat dan tidak takut kepada selain Allah.
  2. Al-Mu'awwidzatain (Surat Al-Falaq dan An-Nas): Kedua surat ini adalah permohonan perlindungan kepada Allah dari segala keburukan. Surat Al-Falaq memohon perlindungan dari kejahatan makhluk, kejahatan malam, dan kejahatan orang-orang yang hasad. Surat An-Nas memohon perlindungan dari bisikan setan yang selalu menggoda hati manusia.

Mengapa dibaca 3 kali? Angka tiga dalam syariat sering kali menunjukkan penguatan dan kesempurnaan. Membacanya tiga kali di pagi dan petang adalah jumlah yang diajarkan langsung oleh Nabi ﷺ. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin menjelaskan bahwa dzikir pagi dan petang adalah salah satu sebab terbesar untuk mendapatkan penjagaan dan keamanan dari Allah.

Waktu Membacanya:

  • Pagi: Setelah shalat Subuh hingga terbitnya matahari, dan waktu yang lebih utama adalah hingga waktu syuruq (terbit matahari).
  • Petang: Setelah shalat Ashar hingga terbenamnya matahari.

Keutamaannya: "Yakfika kulla syai'" artinya "akan mencukupimu dari segala sesuatu." Ini adalah jaminan dari Nabi ﷺ bahwa siapa yang membaca wirid ini dengan penuh keyakinan, maka Allah akan menjaganya dari segala keburukan, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, dari gangguan jin, manusia, binatang, dan segala macam penyakit.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Abdullah bin Khubaib radhiyallahu 'anhu berkata: "Kami keluar pada malam hujan dan gelap gulita untuk mencari Rasulullah ﷺ agar shalat bersama kami. Maka beliau mendapatkan kami, lalu beliau bersabda: 'Katakanlah.' Aku bertanya: 'Apa yang harus aku katakan, wahai Rasulullah?' Beliau bersabda: 'Katakanlah: Qul huwallahu ahad, dan Al-Mu'awwidzatain ketika engkau masuk waktu sore dan pagi hari sebanyak tiga kali, maka itu akan mencukupimu dari segala sesuatu.'" (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi, dihasankan oleh Syaikh Al-Albani).

Hikmah: Kisah ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ tidak hanya mengajarkan ibadah ritual, tetapi juga mengajarkan doa dan dzikir yang menjadi senjata bagi umatnya dalam menghadapi segala situasi, termasuk saat gelap dan menakutkan. Ini adalah bentuk kasih sayang beliau kepada umatnya, memberikan solusi yang mudah namun memiliki kekuatan besar di sisi Allah.

Kesimpulan Praktis

  1. Amalkan setiap hari: Bacalah Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing tiga kali di waktu pagi (setelah Subuh) dan petang (setelah Ashar).
  2. Niatkan untuk berlindung: Saat membacanya, yakinkan dalam hati bahwa kita sedang memohon perlindungan dari Allah dari segala keburukan.
  3. Ajarkan kepada keluarga: Ajaklah istri, suami, dan anak-anak untuk membiasakan wirid ini, karena ini adalah warisan berharga dari Nabi ﷺ.
  4. Jadikan benteng harian: Ini adalah salah satu bentuk tawakal kepada Allah setelah berusaha. Dengan membacanya, kita telah menempuh sebab yang diajarkan oleh Nabi ﷺ.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?