Penjelasan Hadits Nasa'i No. 510 tentang Anjuran menyegerakan shalat Ashar

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan bahwa Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu menyegerakan shalat Ashar di awal waktu, dan beliau beralasan bahwa itulah cara shalat yang beliau lihat dari para sahabat Nabi ﷺ. Ini menjadi dalil bahwa menyegerakan shalat Ashar (di awal waktu) adalah sunnah yang dipraktikkan para sahabat, khususnya ketika matahari masih tinggi dan terang.

Rujukan Ulama & Dalil

Al-Qur'an:

Allah ﷻ berfirman:

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

"Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditetapkan waktunya atas orang-orang yang beriman." (QS. An-Nisa' [4]: 103)

Hadits terkait:

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i dalam Sunan An-Nasa'i, Kitab Waktu Shalat, Bab Menyegerakan Shalat Ashar (no. 510). Perawi sahabat: Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, melalui jalur Abu Salamah bin Abdurrahman bin 'Auf.

Hadits pendukung dari Al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik, bahwa Nabi ﷺ shalat Ashar ketika matahari masih tinggi dan panas masih terasa, lalu seseorang berjalan menuju tempat keluarganya di daerah jauh dan tiba masih dalam keadaan matahari tinggi.

Kaitan dengan ulama:

  • Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa hadits-hadits tentang menyegerakan Ashar menunjukkan afdhalnya (utamanya) shalat Ashar di awal waktu selama matahari masih putih terang.
  • Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menukil kesepakatan ulama bahwa waktu Ashar dimulai sejak berakhirnya waktu Zhuhur, dan menyegerakannya di awal waktu adalah yang lebih utama.
  • Ibnu Rajab al-Hanbali dalam Latha'if al-Ma'arif menyebutkan bahwa para sahabat sangat menjaga menyegerakan shalat di awal waktu, terutama Ashar, karena perintah Nabi ﷺ.

Penjelasan Rinci

Hadits ini memiliki beberapa pelajaran penting:

1. Kedudukan Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu

Anas bin Malik adalah sahabat Nabi ﷺ yang berkhidmat kepada beliau selama sepuluh tahun. Beliau termasuk sahabat yang paling lama hidup dan paling banyak meriwayatkan hadits. Ketika beliau berkata "Saya shalat seperti yang saya lihat sahabat-sahabat saya shalat", ini menunjukkan bahwa beliau mengikuti praktik para sahabat senior seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, dan lainnya yang beliau saksikan langsung.

2. Konteks zaman Umar bin Abdul Aziz

Umar bin Abdul Aziz adalah khalifah Bani Umayyah yang dikenal adil dan zuhud. Pada masa beliau, Abu Salamah dan rombongan shalat Zhuhur, lalu datang kepada Anas bin Malik. Ternyata Anas sedang shalat Ashar — artinya Anas menyegerakan Ashar begitu masuk waktunya, bahkan sebelum orang lain melakukannya.

3. Makna "Engkau telah shalat lebih awal"

Ucapan ini bukan celaan, melainkan keheranan karena Anas begitu bersemangat menyegerakan Ashar. Jawaban Anas menegaskan bahwa beliau tidak mengada-ada, melainkan mengikuti sunnah yang beliau saksikan dari para sahabat Nabi ﷺ.

4. Pandangan ulama tentang waktu Ashar

  • Imam asy-Syafi'i dan Imam Ahmad bin Hanbal berpendapat bahwa menyegerakan Ashar di awal waktu adalah yang lebih utama (afdhal), selama matahari masih putih bersih dan belum menguning.
  • Imam Abu Hanifah dan Imam Malik juga menyatakan awal waktu adalah yang utama, meskipun ada kelonggaran hingga waktu ikhtiyari (pilihan) berakhir.
  • Ibnu Taymiyyah dalam Majmu' al-Fatawa menegaskan bahwa menyegerakan shalat di awal waktu secara umum adalah lebih utama, kecuali ada dalil khusus yang menunjukkan penundaan lebih afdhal (seperti Isya dan sebagian keadaan pada Ashar ketika cuaca sangat panas).

5. Perbedaan pendapat tentang penundaan Ashar saat cuaca panas

Sebagian ulama menyebutkan hadits "Apabila cuaca sangat panas, maka tundalah shalat hingga lebih sejuk" (riwayat Al-Bukhari dan Muslim). Namun Ibnu Hajar menjelaskan bahwa ini berlaku ketika panas sangat menyengat, dan bukan berarti menunda tanpa alasan. Jika tidak ada uzur, menyegerakan tetap lebih utama sebagaimana ditunjukkan oleh hadits Anas ini.

6. Kesimpulan ilmiah

Yang paling kuat menurut dalil adalah: menyegerakan shalat Ashar di awal waktu adalah sunnah dan lebih utama, kecuali jika ada uzur seperti panas yang sangat menyengat atau kesulitan, maka boleh menunda sedikit. Ini adalah pemahaman yang dipegang oleh jumhur ulama dari daftar yang disebutkan.

Story Telling

Diceritakan bahwa Abu Salamah bin Abdurrahman bin 'Auf — salah satu tabi'in terpercaya — bersama rombongannya mendatangi rumah Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu di Bashrah. Mereka baru saja shalat Zhuhur berjamaah pada masa kekhalifahan Umar bin Abdul Aziz. Sesampainya di sana, mereka mendapati Anas sedang menunaikan shalat Ashar. Setelah selesai, Anas bertanya dengan lembut: "Apakah kalian sudah shalat?" Mereka menjawab: "Kami sudah shalat Zhuhur." Anas berkata: "Aku sedang shalat Ashar." Mereka pun berkata: "Engkau menyegerakannya." Anas menjawab dengan tenang: "Sesungguhnya aku shalat sebagaimana aku melihat para sahabatku shalat."

Ucapan ini adalah bukti kesetiaan seorang sahabat kepada sunnah Nabi ﷺ dan jejak para sahabat senior. Anas tidak berbicara berdasarkan logika pribadi, tetapi berdasarkan apa yang beliau saksikan langsung dari generasi terbaik umat ini. Inilah teladan bagi kita: kembali kepada pemahaman para sahabat dalam beribadah.

Kesimpulan Praktis

  1. Segerakan shalat Ashar di awal waktu ketika matahari masih tinggi dan terang, karena ini adalah sunnah yang dipraktikkan para sahabat.
  2. Ikuti pemahaman sahabat dalam beribadah, bukan sekadar mengikuti kebiasaan atau perasaan pribadi.
  3. Jika ada uzur seperti panas sangat menyengat atau kesibukan mendesak, boleh menunda sedikit sesuai dalil.
  4. Jaga shalat berjamaah dan perhatikan waktu, karena shalat adalah kewajiban yang telah ditetapkan waktunya (QS. An-Nisa' [4]: 103).
  5. Teladani semangat Anas bin Malik dalam menjaga sunnah dan mengikuti jejak para sahabat Nabi ﷺ.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?