Tanda-tanda Munafik
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ يَحْيَى بْنِ الْحَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا الْمُعَافَى قَالَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ قَالَ حَدَّثَنَا مَنْصُورُ بْنُ الْمُعْتَمِرِ عَنْ أَبِي وَائِلٍ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ فَهُوَ مُنَافِقٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ فَمَنْ كَانَتْ فِيهِ وَاحِدَةٌ مِنْهُنَّ لَمْ تَزَلْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنْ النِّفَاقِ حَتَّى يَتْرُكَهَا
Diriwayatkan dari Abu Wa'il bahwa Abdullah berkata: 'Ada tiga (sifat), siapa yang memilikinya adalah seorang munafik: Ketika dia berbicara, dia berbohong; ketika dia dipercayakan sesuatu, dia mengkhianati amanah itu; dan ketika dia berjanji, dia ingkar. Siapa yang memiliki salah satu dari sifat ini, maka sifat munafik tidak akan hilang darinya, sampai dia meninggalkannya.'