Bab Larangan Menjual Buah Sebelum Diketahui Keadaannya
HR. An-Nasa'i no. 4519Shahih · Darussalam
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ " لاَ تَبِيعُوا الثَّمَرَ حَتَّى يَبْدُوَ صَلاَحُهُ " . نَهَى الْبَائِعَ وَالْمُشْتَرِيَ .
Cara baca (latin)
akhbarana qutaybahu, qala haddatsana allaytsu, an nafiin, ani abni umara, an rasuli allahi qala " la tabiu attsamara hatta yabduwa shalahuhu ". naha albaia waalmusytariya.
Diriwayatkan dari Ibn 'Umar bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Janganlah kalian menjual buah-buahan hingga diketahui keadaannya. Dan beliau melarang (baik) penjual maupun pembeli untuk terlibat dalam transaksi semacam itu."