Bab Keringanan Dalam Memanfaatkan Kulit Bangkai Setelah Dijahit
أَخْبَرَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ أَنْبَأَنَا بِشْرُ بْنُ عُمَرَ، قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ، ح وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ، عَنِ ابْنِ الْقَاسِمِ، قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قُسَيْطٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أُمِّهِ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ أَمَرَ أَنْ يُسْتَمْتَعَ بِجُلُودِ الْمَيْتَةِ إِذَا دُبِغَتْ .
Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim, ia berkata: Telah memberitakan kepada kami Bishr bin Umar, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Malik, dan Al-Harith bin Miskin membacakan kepadaku dan aku mendengarnya, dari Ibn Al-Qasim, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Malik, dari Yazid bin Abdullah bin Qusait, dari Muhammad bin Abdul Rahman, dari ibunya, dari Aisyah, bahwa Rasulullah ﷺ memerintahkan agar memanfaatkan kulit bangkai jika sudah diawetkan.