Sunan An-Nasa'i · Kitab Kulit dan Qurban · No. 4249

Bab Apa yang Digunakan untuk Mengolah Kulit Bangkai

Hasan oleh Darussalam

أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ، قَالَ حَدَّثَنَا بِشْرٌ، - يَعْنِي ابْنَ الْمُفَضَّلِ - قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنِ الْحَكَمِ، عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُكَيْمٍ، قَالَ قُرِئَ عَلَيْنَا كِتَابُ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ وَأَنَا غُلاَمٌ شَابٌّ ‏"‏ أَنْ لاَ تَنْتَفِعُوا مِنَ الْمَيْتَةِ بِإِهَابٍ وَلاَ عَصَبٍ ‏"‏ ‏.‏

Diriwayatkan bahwa Abdullah bin 'Ukaim berkata: "Surat Rasulullah ﷺ dibacakan kepada kami ketika saya masih seorang anak muda: 'Jangan memanfaatkan kulit dan urat dari hewan yang mati.'"