Sunan An-Nasa'i · Kitab Bai'at · No. 4195

Bab Penegasan dalam Melawan Pemimpin

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ بْنِ سَعِيدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ بْنُ الْوَلِيدِ، قَالَ حَدَّثَنَا بَحِيرٌ، عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ، عَنْ أَبِي بَحْرِيَّةَ، عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏"‏ الْغَزْوُ غَزْوَانِ فَأَمَّا مَنِ ابْتَغَى وَجْهَ اللَّهِ وَأَطَاعَ الإِمَامَ وَأَنْفَقَ الْكَرِيمَةَ وَاجْتَنَبَ الْفَسَادَ فَإِنَّ نَوْمَهُ وَنُبْهَتَهُ أَجْرٌ كُلُّهُ وَأَمَّا مَنْ غَزَا رِيَاءً وَسُمْعَةً وَعَصَى الإِمَامَ وَأَفْسَدَ فِي الأَرْضِ فَإِنَّهُ لاَ يَرْجِعُ بِالْكَفَافِ ‏"‏ ‏.‏

Dari Mu'adz bin Jabal, Rasulullah ﷺ bersabda: "Perang ada dua jenis: Adapun orang yang mencari wajah Allah, taat kepada imam, mengeluarkan yang berharga, dan menjauhi kerusakan, maka baik tidurnya maupun terjaganya adalah pahala baginya. Tetapi bagi orang yang berperang untuk pamer dan mencari nama, serta melawan imam dan menyebarkan kerusakan di bumi, maka ia akan kembali dengan tangan hampa." (Da'if)