Sunan An-Nasa'i · Kitab Pengharaman Darah · No. 4049

Bab Hamba yang Melarikan Diri ke Tanah Syirik dan Penyebutan Perbedaan Kata Para Perawi Berita Jarir dalam Hal Ini

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلاَنَ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ، قَالَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنْ جَرِيرٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ‏"‏ إِذَا أَبَقَ الْعَبْدُ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةٌ حَتَّى يَرْجِعَ إِلَى مَوَالِيهِ ‏"‏ ‏.‏

Diriwayatkan dari Jarir bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: 'Jika seorang hamba melarikan diri, maka tidak ada shalat yang diterima darinya hingga ia kembali kepada tuannya.'