Bab Menyebutkan Perbedaan Lafazh Para Perawi Berita Jabir Tentang Umrah
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ، قَالَ أَنْبَأَنَا حِبَّانُ، قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ، عَنْ عَطَاءٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " مَنْ أُعْطِيَ شَيْئًا حَيَاتَهُ فَهُوَ لَهُ حَيَاتَهُ وَمَوْتَهُ " .
akhbarana muhammadu ibnu hatimin, qala anbaana hibbanu, qala anbaana abdu allahi, an abdi almaliki ibni abi sulaymana, an athain, qala qala rasulu allahi " man uthiya syayan hayatahu fahuwa lahu hayatahu wamawtahu ".
Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Hatim, ia berkata: Hiban telah memberitakan kepada kami, ia berkata: Abdullah telah memberitakan kepada kami, dari Abdul-Malik bin Abi Sulaiman, dari Ata', ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Siapa yang diberikan sesuatu untuk kehidupannya, maka itu adalah miliknya selama ia hidup dan setelah ia mati."