Sunan An-Nasa'i · Kitab Pernikahan · No. 3208

Bab Anjuran untuk Menikah

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنِي هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ الْهَمْدَانِيُّ الْكُوفِيُّ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمُحَارِبِيُّ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ، وَالأَسْوَدِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ قَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ‏"‏ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ الأَسْوَدُ فِي هَذَا الْحَدِيثِ لَيْسَ بِمَحْفُوظٍ ‏.‏

Telah menceritakan kepada kami Harun bin Ishaq al-Hamdani al-Kufi, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Muhammad al-Muharibi, dari Al-A'mash, dari Ibrahim, dari Alqamah dan Al-Aswad, dari Abdullah, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa di antara kalian yang mampu (menikah), maka hendaklah ia menikah, dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu adalah pengekang baginya." Abu Abdurrahman Al-Aswad berkata: Dalam hadits ini tidak terjaga.