Bab Keutamaan Orang yang Memenuhi Kebutuhan Pejuang
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ، وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ، قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ، عَنِ ابْنِ وَهْبٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ، عَنْ بُكَيْرِ بْنِ الأَشَجِّ، عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ " مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَقَدْ غَزَا وَمَنْ خَلَفَهُ فِي أَهْلِهِ بِخَيْرٍ فَقَدْ غَزَا " .
Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Dawud dan Al-Harith bin Miskin, mereka membacakan kepada saya dan saya mendengarnya, dari Ibn Wahb, ia berkata: Telah mengabarkan kepadaku Amru bin Al-Harith, dari Bukair bin Al-Ashajj, dari Busra bin Sa'id, dari Zaid bin Khalid, dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang mempersiapkan seorang pejuang di jalan Allah, maka ia telah berperang, dan barangsiapa yang menjaga keluarganya dalam ketidakhadirannya, maka ia telah berperang."