Bab Menjauhkan Diri dari Meminta
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ شُعَيْبٍ، قَالَ أَنْبَأَنَا مَعْنٌ، قَالَ أَنْبَأَنَا مَالِكٌ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ " وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لأَنْ يَأْخُذَ أَحَدُكُمْ حَبْلَهُ فَيَحْتَطِبَ عَلَى ظَهْرِهِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَأْتِيَ رَجُلاً أَعْطَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ فَضْلِهِ فَيَسْأَلَهُ أَعْطَاهُ أَوْ مَنَعَهُ " .
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Demi Dzat yang menguasai jiwaku, jika salah seorang di antara kalian mengambil tali dan mengumpulkan kayu bakar di punggungnya, itu lebih baik baginya daripada datang kepada seorang laki-laki yang telah diberikan Allah, Yang Maha Perkasa dan Agung, dari karunia-Nya dan meminta kepadanya (untuk bantuan). Yang mungkin diberikan atau mungkin tidak."