Bab Larangan Menyentuh Kemaluan dengan Tangan Kanan Saat Membutuhkan
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ، عَنْ وَكِيعٍ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ يَحْيَى، - هُوَ ابْنُ أَبِي كَثِيرٍ - عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْخَلاَءَ فَلاَ يَمَسَّ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ " .
Dari Abdullah bin Abi Qatadah bahwa ayahnya berkata: "Rasulullah - ﷺ - bersabda: 'Ketika salah satu dari kalian memasuki toilet, janganlah ia menyentuh kemaluannya dengan tangan kanannya.'"