Bab Mengalirkan Air ke Kepala Junub
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ أَنْبَأَنَا يَحْيَى، قَالَ أَنْبَأَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ، قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ، حَدَّثَتْنِي عَائِشَةُ، - رضى الله عنها - عَنْ غُسْلِ النَّبِيِّ، ﷺ مِنَ الْجَنَابَةِ أَنَّهُ كَانَ يَغْسِلُ يَدَيْهِ وَيَتَوَضَّأُ وَيُخَلِّلُ رَأْسَهُ حَتَّى يَصِلَ إِلَى شَعْرِهِ ثُمَّ يُفْرِغُ عَلَى سَائِرِ جَسَدِهِ .
Diriwayatkan dari Aisyah bahwa mengenai Ghusl Nabi ﷺ dari Janabah, bahwa ia biasa mencuci tangannya dan berwudhu, kemudian ia mengalirkan (jarinya) ke (rambut di) kepalanya hingga mencapai semua rambutnya, kemudian ia menuangkan air ke seluruh tubuhnya.