Bab Pahala Orang yang Melaksanakan Ramadhan dengan Iman dan Mengharapkan Pahala serta Perbedaan Pendapat Mengenai Hal Tersebut
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ، قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي يُونُسُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ، قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ فِي رَمَضَانَ " مَنْ قَامَهُ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ " .
Ar-Rabi' bin Sulaiman mengabarkan kepada kami, ia berkata: Ibn Wahb mengabarkan kepada kami, ia berkata: Yunus mengabarkan kepadaku dari Ibn Shihab, ia berkata: Abu Salamah bin 'Abdur-Rahman mengabarkan bahwa Abu Hurairah berkata: "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda tentang Ramadhan: 'Siapa yang melaksanakan malamnya dengan iman dan mengharapkan pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.'"