Bab Pahala Orang yang Melaksanakan Ramadan dengan Iman dan Mengharapkan Balasan serta Perbedaan Pendapat tentang Hal itu
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْحَكَمِ، عَنْ شُعَيْبٍ، عَنِ اللَّيْثِ، قَالَ أَنْبَأَنَا خَالِدٌ، عَنِ ابْنِ أَبِي هِلاَلٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ " مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ " .
Diriwayatkan dari Said bin Al-Musayyab bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Siapa yang menghabiskan malam-malam Ramadan dalam shalat (Qiyam) karena iman dan mengharapkan pahala, dia akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."