Penjelasan AI

Penjelasan Hadits Nasa'i No. 2077 tentang Tulang ekor tidak hancur dan asal penciptaan manusia

Lihat teks hadits

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini mengabarkan bahwa seluruh tubuh manusia akan hancur dan dimakan tanah setelah mati, kecuali tulang ekor (عَجْبُ الذَّنَبِ). Tulang ekor ini adalah asal penciptaan manusia dan darinya Allah akan membangkitkan manusia pada hari kiamat. Ini adalah bukti kekuasaan Allah dan penetapan adanya hari kebangkitan, serta menunjukkan bahwa kebangkitan bukanlah hal yang mustahil bagi Allah.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits Riwayat An-Nasa'i (No. 2077): Dari Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ bersabda:

كُلُّ بَنِي آدَمَ يَأْكُلُهُ التُّرَابُ إِلاَّ عَجْبَ الذَّنَبِ مِنْهُ خُلِقَ وَفِيهِ يُرَكَّبُ

"Seluruh anak Adam akan dimakan oleh tanah, kecuali tulang ekor, dari mana ia diciptakan dan dari mana ia akan dibangkitkan kembali."

Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya (No. 2955) dan Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya (No. 4935) dengan redaksi yang semakna.

Ayat Al-Qur'an yang terkait:

QS. Yasin [36]: 78-79

وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِيَ خَلْقَهُ ۖ قَالَ مَنْ يُحْيِ الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ ۝ قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ

"Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami dan melupakan kejadiannya; dia berkata: 'Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang yang telah hancur luluh?' Katakanlah: 'Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.'"

Penjelasan Ulama:

Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa عَجْبُ الذَّنَبِ adalah tulang kecil di ujung tulang belakang (tulang ekor). Beliau menukil ijma' (kesepakatan) ulama bahwa tulang ekor ini tidak akan hancur dimakan tanah, dan darinya manusia akan dibangkitkan.

Penjelasan Rinci

Para ulama dari kalangan Ahlus Sunnah menjelaskan hadits ini dengan beberapa poin penting:

1. Makna "عَجْبُ الذَّنَبِ" (tulang ekor)

Imam Ibn Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa tulang ekor ini adalah tulang terakhir dari tulang belakang. Para ulama ahli hadits dan ahli bahasa sepakat bahwa inilah yang dimaksud. Tulang ini sangat kecil, namun memiliki kedudukan penting dalam penciptaan manusia.

2. Hikmah pengecualian tulang ekor

Syaikhul Islam Ibn Taymiyyah dalam Majmu' Fatawa menjelaskan bahwa Allah menjadikan tulang ekor ini sebagai asal penciptaan manusia dan tempat dimulainya penciptaan kembali pada hari kiamat. Ini adalah tanda kekuasaan Allah yang nyata, bahwa Allah yang mampu menciptakan manusia dari setetes air mani yang hina, juga mampu membangkitkannya kembali dari tulang yang tersisa.

3. Kaitan dengan hari kebangkitan

Imam Ibn Katsir dalam Tafsir Al-Qur'an Al-'Adzim ketika menafsirkan QS. Yasin ayat 78-79 menjelaskan bahwa orang-orang musyrik mengingkari kebangkitan dengan alasan tubuh sudah hancur menjadi tanah. Maka Allah menjawab bahwa Allah yang menciptakan pertama kali dari tidak ada, tentu mampu menghidupkan kembali. Hadits tentang tulang ekor ini memperkuat penjelasan tersebut.

4. Penjelasan Syaikh Abdurrahman as-Sa'di

Syaikh as-Sa'di dalam Taisir Al-Karim Ar-Rahman menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan betapa mudahnya kebangkitan bagi Allah. Tulang ekor yang kecil itu dijaga oleh Allah dari kehancuran, dan darinya manusia akan diciptakan kembali dengan sempurna.

5. Pelajaran aqidah

Imam Al-Barbahari dalam Syarhus Sunnah menegaskan bahwa keyakinan akan adanya kebangkitan setelah mati adalah bagian dari pokok-pokok aqidah Ahlus Sunnah. Hadits ini menjadi dalil bahwa kebangkitan itu benar dan pasti terjadi, dan tidak ada yang mustahil bagi Allah.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa ketika sebagian orang musyrik mendengar kabar tentang hari kebangkitan, mereka heran dan menganggap mustahil. Maka turunlah firman Allah dalam QS. Yasin ayat 78-79 sebagai jawaban. Kemudian Nabi ﷺ menjelaskan dalam hadits ini bahwa Allah menjaga tulang ekor manusia dari kehancuran sebagai bukti nyata bahwa kebangkitan itu mudah bagi Allah.

Imam Al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

"Seluruh tubuh anak Adam akan dimakan tanah, kecuali tulang ekor. Dari tulang itulah ia diciptakan dan darinya ia akan dibangkitkan." (HR. Al-Bukhari No. 4935)

Hikmah dari kisah ini: Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Apa yang dianggap mustahil oleh manusia, bagi Allah adalah perkara yang sangat mudah. Maka seorang mukmin hendaknya meyakini hari kebangkitan dengan penuh keyakinan, karena itu adalah janji Allah yang pasti terjadi.

Kesimpulan Praktis

  1. Yakini hari kebangkitan — Hadits ini menegaskan bahwa kebangkitan itu pasti terjadi, dan Allah menjaga tulang ekor sebagai bukti kekuasaan-Nya.
  2. Jangan meremehkan kekuasaan Allah — Apa yang dianggap mustahil oleh akal manusia, bagi Allah adalah mudah.
  3. Persiapkan diri untuk hari akhir — Karena kebangkitan pasti terjadi, maka hendaknya kita memperbanyak amal shalih dan bertaubat dari dosa.
  4. Sebarkan ilmu ini — Ajarkan kepada keluarga dan kerabat bahwa kebangkitan adalah perkara yang pasti, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an dan hadits shahih.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Komunitas

Follow @haditsindonesia

Penjelasannya membantu? Yuk follow kami di media sosial — hadits pilihan setiap hari.