Penjelasan Hadits Nasa'i No. 2059 tentang Siksa kubur bagi orang Yahudi

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan bahwa siksa kubur adalah perkara yang benar dan nyata, dan Nabi ﷺ pernah mendengar suara orang Yahudi yang sedang disiksa di dalam kubur mereka. Ini menjadi dalil kuat bagi kaum Ahlus Sunnah bahwa azab kubur itu haq, dan menjadi peringatan bagi kita agar selalu taat kepada Allah serta berlindung dari siksa kubur.

Rujukan Ulama & Dalil

Ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan azab kubur:

QS. Ghafir [40]: 46

وَالنَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا ۖ وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ

Terjemahan: "Kepada mereka ditampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat, (dikatakan): 'Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras.'"

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan bahwa ayat ini menunjukkan adanya azab yang ditampakkan sebelum hari Kiamat, yaitu di alam barzakh (kubur), sebagaimana disebutkan dalam tafsirnya.

Hadits terkait:

Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Bara' bin 'Azib dari Abu Ayyub (yaitu Abu Ayyub al-Anshari, sahabat Nabi ﷺ), dan dicatat oleh Imam An-Nasa'i dalam Sunan An-Nasa'i, Kitab Jenazah, Bab Siksa Kubur, nomor 2059.

Hadits lain yang semakna diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ وَتَوَلَّى عَنْهُ أَصْحَابُهُ...

Terjemahan: "Sesungguhnya seorang hamba apabila diletakkan di dalam kuburnya dan para pengikutnya telah berpaling darinya..." (Hadits panjang tentang fitnah kubur, diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim).

Kaitan dengan ulama:

  • Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan ayat Ghafir 46 sebagai dalil azab kubur.
  • Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari membahas hadits-hadits azab kubur dan menegaskan bahwa ini adalah aqidah Ahlus Sunnah.
  • Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menegaskan bahwa azab kubur adalah haq menurut ijma' Ahlus Sunnah.
  • Ibn Qayyim al-Jawziyyah dalam Kitab ar-Ruh membahas panjang lebar tentang keadaan ruh dan azab kubur.
  • Syeikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di dalam tafsirnya Taisir al-Karim ar-Rahman juga menegaskan makna ayat tersebut.

Penjelasan Rinci

Hadits ini memiliki beberapa pelajaran penting:

1. Azab kubur itu haq (benar dan nyata).

Nabi ﷺ secara langsung mendengar suara orang Yahudi yang sedang disiksa di dalam kubur mereka. Ini menunjukkan bahwa azab kubur bukan sekadar kiasan atau perumpamaan, melainkan kenyataan yang bisa didengar dan dirasakan. Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menyatakan bahwa hadits-hadits tentang azab kubur mencapai derajat mutawatir, dan seluruh Ahlus Sunnah sepakat tentang kebenarannya.

2. Orang kafir juga disiksa di kubur.

Dalam hadits ini, yang disiksa adalah orang Yahudi. Ini menunjukkan bahwa azab kubur tidak hanya khusus bagi orang Muslim yang berdosa, tetapi juga menimpa orang-orang kafir. Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa orang kafir disiksa di kubur sebagai permulaan azab sebelum azab akhirat yang lebih besar.

3. Hikmah mendengar suara azab.

Nabi ﷺ mendengar suara tersebut sebagai bentuk pemberitahuan dari Allah agar beliau dan para sahabat mengambil pelajaran. Ibn Qayyim al-Jawziyyah dalam Kitab ar-Ruh menyebutkan bahwa terkadang Allah memperdengarkan suara azab kubur kepada sebagian makhluk-Nya sebagai peringatan dan ibrah (pelajaran).

4. Perbedaan pendapat di antara ulama daftar.

Di antara ulama yang tercantum, tidak ada perbedaan pendapat tentang kebenaran azab kubur. Yang ada adalah perbedaan dalam beberapa cabang masalah, seperti apakah azab itu menimpa ruh saja, jasad saja, atau keduanya. Ibnu Taymiyyah dalam Majmu' al-Fatawa dan Ibn Qayyim dalam Kitab ar-Ruh menjelaskan bahwa azab dan nikmat kubur menimpa ruh dan jasad secara bersamaan, dan ini adalah pendapat yang paling kuat berdasarkan dalil-dalil yang ada.

5. Kaitan dengan amal manusia.

Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa sebab-sebab azab kubur antara lain: meninggalkan shalat, berbuat zalim, tidak bersuci dari najis, mengadu domba (namimah), dan lain-lain. Sedangkan sebab-sebab nikmat kubur antara lain: tauhid yang benar, amal saleh, syahid di jalan Allah, dan lain-lain.

Story Telling

Diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ وَتَوَلَّى عَنْهُ أَصْحَابُهُ، إِنَّهُ لَيَسْمَعُ قَرْعَ نِعَالِهِمْ

Terjemahan: "Sesungguhnya seorang hamba apabila diletakkan di dalam kuburnya dan para pengikutnya telah berpaling darinya, sungguh ia mendengar suara sandal mereka."

Kemudian datanglah dua malaikat, yaitu Munkar dan Nakir, yang mendudukkan mayit dan bertanya: "Siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Siapa nabimu?" Bagi orang beriman, ia akan menjawab dengan benar: "Tuhanku Allah, agamaku Islam, nabiku Muhammad ﷺ." Maka dibukakanlah pintu surga baginya dan kuburnya dilapangkan. Adapun orang kafir atau munafik, ia akan menjawab: "Aku tidak tahu, aku hanya mengikuti apa yang dikatakan orang." Maka dibukakanlah pintu neraka baginya dan kuburnya disempitkan.

Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa hadits ini menunjukkan bahwa pertanyaan kubur dan azabnya adalah haq, dan ini adalah aqidah yang harus diyakini oleh setiap Muslim.

Kesimpulan Praktis

  1. Yakini bahwa azab kubur itu haq. Ini adalah bagian dari aqidah Ahlus Sunnah yang harus diyakini oleh setiap Muslim.
  2. Berlindung kepada Allah dari azab kubur. Nabi ﷺ mengajarkan doa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

Terjemahan: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)

  1. Perbanyak amal saleh. Karena amal saleh adalah yang akan menemani kita di dalam kubur.
  2. Jauhi dosa dan maksiat. Karena dosa adalah sebab datangnya azab kubur.
  3. Ingat kematian. Karena mengingat kematian akan mendorong kita untuk selalu taat kepada Allah.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?