Bab Menyamakan Kuburan Jika Ditinggikan
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ، قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ وَهْبٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ، أَنَّ ثُمَامَةَ بْنَ شُفَىٍّ، حَدَّثَهُ قَالَ : كُنَّا مَعَ فَضَالَةَ بْنِ عُبَيْدٍ بِأَرْضِ الرُّومِ فَتُوُفِّيَ صَاحِبٌ لَنَا، فَأَمَرَ فَضَالَةُ بِقَبْرِهِ فَسُوِّيَ، ثُمَّ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَأْمُرُ بِتَسْوِيَتِهَا .
Thumamah bin Shufa berkata: "Kami bersama Fadalah bin 'Ubaid di tanah Romawi, dan seorang sahabat kami meninggal. Fadalah memerintahkan agar kuburnya diratakan, kemudian ia berkata: 'Saya mendengar Rasulullah ﷺ memerintahkan agar kuburan diratakan.'"