Bab Selaq
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَوْفٍ، عَنْ خَالِدٍ الأَحْدَبِ، عَنْ صَفْوَانَ بْنِ مُحْرِزٍ، قَالَ أُغْمِيَ عَلَى أَبِي مُوسَى فَبَكَوْا عَلَيْهِ فَقَالَ أَبْرَأُ إِلَيْكُمْ كَمَا بَرِئَ إِلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ ﷺ لَيْسَ مِنَّا مَنْ حَلَقَ وَلاَ خَرَقَ وَلاَ سَلَقَ .
Diriwayatkan bahwa Safwan bin Muhriz berkata: "Abu Musa pingsan dan mereka menangisinya. Ia berkata: 'Aku menyampaikan kepada kalian perkataan penolakan yang disampaikan oleh Rasulullah: 'Bukan termasuk kami orang yang mencukur kepalanya (sebagai tanda berkabung), merobek pakaiannya, atau mengangkat suaranya dalam ratapan.'"