Penjelasan Hadits Nasa'i No. 1729 tentang Bacaan surah dan zikir setelah witir

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan sunnah Nabi ﷺ dalam shalat Witir: membaca surah Al-A'la, Al-Kafirun, dan Al-Ikhlas pada rakaat-rakaatnya, lalu setelah salam mengucapkan "Subhanal-Malikil-Quddus" tiga kali. Ini adalah tuntunan yang shahih dan diamalkan oleh para ulama Ahlus Sunnah, dan dianjurkan untuk menghidupkan sunnah ini.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh An-Nasa'i dalam Sunan-nya, Kitab Qiyam Malam, Bab Jenis Lain Bacaan dalam Witir, dari Ubayy bin Ka'b radhiyallahu 'anhu. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ibn Majah dengan jalur yang serupa, dan dinilai shahih oleh para ulama seperti Al-Albani.

Dalil Al-Qur'an yang mendukung keutamaan tiga surah ini:

  • QS. Al-A'la [87]: 1

سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى

Terjemahan: "Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi."

  • QS. Al-Kafirun [109]: 1

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ

Terjemahan: "Katakanlah: 'Hai orang-orang kafir.'"

  • QS. Al-Ikhlas [112]: 1

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

Terjemahan: "Katakanlah: 'Dialah Allah, Yang Maha Esa.'"

Kaitan dengan ulama:

  • Imam An-Nasa'i meriwayatkan hadits ini dalam kitabnya sebagai dalil sunnahnya bacaan tersebut.
  • Ibn Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa membaca tiga surah ini dalam Witir adalah sunnah yang tetap.
  • Imam an-Nawawi dalam Al-Majmu' menjelaskan bahwa disunnahkan membaca surah-surah ini secara berurutan.
  • Ibn Qayyim al-Jawziyyah dalam Zad al-Ma'ad menyebutkan bahwa Nabi ﷺ konsisten membaca surah-surah ini dalam Witir.

Penjelasan Rinci

Hadits ini menjelaskan tata cara shalat Witir yang diajarkan Nabi ﷺ. Witir adalah shalat malam yang jumlah rakaatnya ganjil, minimal satu rakaat, dan biasanya dikerjakan setelah shalat Isya hingga sebelum Subuh. Dalam hadits ini, Nabi ﷺ membaca tiga surah tertentu: Al-A'la, Al-Kafirun, dan Al-Ikhlas. Para ulama menjelaskan hikmahnya:

  • Al-A'la mengandung tauhid dan pengagungan Allah.
  • Al-Kafirun menegaskan pemisahan diri dari kesyirikan.
  • Al-Ikhlas murni tentang keesaan Allah.

Setelah salam, Nabi ﷺ mengucapkan "Subhanal-Malikil-Quddus" tiga kali. Imam an-Nawawi dalam Syarh Muslim menjelaskan bahwa ini adalah dzikir setelah Witir, dan disunnahkan mengeraskannya pada kali ketiga, sebagaimana disebutkan dalam riwayat lain. Ibn Qayyim dalam Zad al-Ma'ad menambahkan bahwa dzikir ini menegaskan kebesaran Allah sebagai Raja Yang Maha Suci.

Perbedaan pendapat di antara ulama daftar:

  • Imam Abu Hanifah dan Imam Malik berpendapat bahwa membaca tiga surah ini dalam Witir adalah sunnah, tetapi tidak wajib.
  • Imam asy-Syafi'i dan Imam Ahmad bin Hanbal menegaskan bahwa ini adalah sunnah yang dianjurkan, dan tidak ada dosa jika meninggalkannya.
  • Ibn Taymiyyah dalam Majmu' al-Fatawa menyatakan bahwa mengamalkan hadits ini adalah lebih utama, dan tidak ada pertentangan dengan pendapat lain.

Yang paling kuat adalah pendapat jumhur ulama yang menyatakan bahwa membaca tiga surah ini dalam Witir adalah sunnah muakkadah (sunnah yang ditekankan), berdasarkan konsistensi Nabi ﷺ.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Ubayy bin Ka'b radhiyallahu 'anhu, seorang sahabat yang mulia dan salah satu penulis wahyu, bertanya kepada Nabi ﷺ tentang shalat Witir. Nabi ﷺ menjawab dengan mengajarkan bacaan dan dzikir ini. Ubayy kemudian mengamalkannya dan mengajarkannya kepada kaum Muslimin. Kisah ini menunjukkan betapa para sahabat sangat memperhatikan detail ibadah, dan mereka tidak segan bertanya langsung kepada Nabi ﷺ untuk mendapatkan petunjuk yang benar. (Sumber: Shahih Muslim dan Sunan An-Nasa'i)

Kesimpulan Praktis

  1. Bacalah surah Al-A'la, Al-Kafirun, dan Al-Ikhlas dalam shalat Witir.
  2. Setelah salam, ucapkan "Subhanal-Malikil-Quddus" tiga kali.
  3. Amalkan ini secara konsisten, karena ini adalah sunnah Nabi ﷺ.
  4. Jika belum hafal, usahakan menghafalnya sedikit demi sedikit.
  5. Jangan tinggalkan Witir, karena ia adalah shalat yang sangat dianjurkan.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?