Penjelasan Hadits Nasa'i No. 1567 tentang Bacaan surah Qaf dan Al-Qamar dalam shalat Id

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ dalam shalat Id pernah membaca surah Qaf dan surah Al-Qamar (yang dimulai dengan ayat "Iqtarabatis-Sa'ah"). Ini menjadi dalil bahwa membaca surah-surah panjang dalam shalat Id adalah sunnah, dan bahwa isi bacaan shalat Id mengandung peringatan tentang hari kiamat serta keimanan kepada Allah.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh An-Nasa'i dalam Sunan-nya, Kitab Shalat Idul Fitri, Bab Bacaan dalam Shalat Idul Fitri, dari jalur 'Ubaidullah bin 'Abdullah, dari Abu Waqid Al-Laitsi radhiyallahu 'anhu.

Teks hadits:

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ، قَالَ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ، قَالَ حَدَّثَنِي ضَمْرَةُ بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ خَرَجَ عُمَرُ - رضى الله عنه - يَوْمَ عِيدٍ فَسَأَلَ أَبَا وَاقِدٍ اللَّيْثِيَّ بِأَىِّ شَىْءٍ كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يَقْرَأُ فِي هَذَا الْيَوْمِ فَقَالَ بِـ { ق } وَ{ اقْتَرَبَتْ }

Terjemahan: "Ubaidullah bin Abdullah berkata: Umar radhiyallahu 'anhu keluar pada hari Id dan bertanya kepada Abu Waqid Al-Laitsi: 'Apa yang dibaca Nabi ﷺ pada hari ini?' Dia menjawab: 'Qaf' dan '(Hari Kiamat) telah dekat.'"

Adapun dalil Al-Qur'an yang berkaitan dengan bacaan surah Qaf dan Al-Qamar, di antaranya firman Allah:

ق ۚ وَالْقُرْآنِ الْمَجِيدِ

QS. Qaf [50]: 1

Terjemahan: "Qaf. Demi Al-Qur'an yang mulia."

Dan firman Allah:

اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ

QS. Al-Qamar [54]: 1

Terjemahan: "Telah dekat hari kiamat dan telah terbelah bulan."

Hadits ini juga memiliki syawahid (penguat) dari riwayat lain, di antaranya hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Waqid Al-Laitsi bahwa Nabi ﷺ membaca surah Qaf dan Al-Qamar dalam shalat Id. Imam Muslim bin Al-Hajjaj meriwayatkan dalam Shahih-nya, dan An-Nasa'i juga meriwayatkannya dalam Sunan-nya.

Penjelasan Rinci

Hadits ini menjelaskan sunnah Nabi ﷺ dalam memilih bacaan shalat Id. Para ulama dari daftar yang disebutkan memiliki penjelasan sebagai berikut:

Imam An-Nawawi dalam kitabnya Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan disunnahkannya membaca surah Qaf dan Al-Qamar dalam shalat Id. Beliau menyebutkan bahwa hikmahnya adalah karena kedua surah ini mengandung pokok-pokok keimanan, peringatan tentang hari kiamat, kebangkitan, hisab, dan balasan amal. Hal ini sangat sesuai dengan suasana hari Id yang merupakan hari berkumpulnya umat Islam.

Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa bacaan Nabi ﷺ dalam shalat Id tidak selalu sama. Terkadang beliau membaca surah Qaf dan Al-Qamar, terkadang membaca surah Al-A'la dan Al-Ghasyiyah sebagaimana disebutkan dalam hadits lain. Ini menunjukkan bahwa perkara bacaan dalam shalat Id adalah luas (fleksibel), dan yang penting adalah membaca surah-surah yang mengandung makna tauhid dan peringatan.

Ibnu Qayyim Al-Jawziyyah dalam Zad al-Ma'ad menjelaskan bahwa Nabi ﷺ membaca surah-surah panjang dalam shalat Id, dan beliau menyebutkan bahwa di antara yang beliau baca adalah surah Qaf dan Al-Qamar. Ibnu Qayyim juga menyebutkan bahwa membaca surah Al-A'la dan Al-Ghasyiyah adalah bacaan yang paling sering beliau lakukan dalam shalat Id dan Jumat.

Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam Syarh al-Mumti' menjelaskan bahwa disunnahkan membaca surah Qaf dan Al-Qamar atau surah Al-A'la dan Al-Ghasyiyah dalam shalat Id. Beliau menyebutkan bahwa hikmah membaca surah-surah ini adalah karena kandungannya yang mencakup tauhid, kenabian, hari akhir, dan kisah-kisah umat terdahulu.

Syeikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di dalam Taisir al-Karim ar-Rahman menjelaskan bahwa surah Qaf mengandung penetapan tauhid, kenabian, hari kebangkitan, dan peringatan yang keras bagi orang-orang yang mendustakan. Sedangkan surah Al-Qamar mengandung kisah-kisah umat yang dibinasakan karena mendustakan rasul, serta peringatan tentang hari kiamat yang semakin dekat.

Adapun perbedaan pendapat di antara ulama tentang bacaan shalat Id:

  • Sebagian ulama berpendapat bahwa yang paling utama adalah membaca surah Qaf dan Al-Qamar, berdasarkan hadits Abu Waqid ini.
  • Sebagian ulama berpendapat bahwa yang paling utama adalah membaca surah Al-A'la dan Al-Ghasyiyah, berdasarkan hadits lain dari An-Nu'man bin Basyir.
  • Jumhur ulama (mayoritas) berpendapat bahwa keduanya boleh dan sah, karena Nabi ﷺ pernah melakukan keduanya. Ini adalah pendapat yang paling kuat, sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Hajar dan An-Nawawi.

Story Telling

Dikisahkan bahwa pada suatu hari Id, Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu 'anhu keluar untuk melaksanakan shalat Id. Beliau ingin mengetahui dengan pasti apa yang dibaca Nabi ﷺ dalam shalat Id. Maka beliau bertanya kepada Abu Waqid Al-Laitsi radhiyallahu 'anhu, seorang sahabat yang pernah menyaksikan langsung shalat Id bersama Nabi ﷺ. Abu Waqid menjawab dengan tegas: "Qaf dan Iqtarabatis-Sa'ah."

Kisah ini menunjukkan semangat para sahabat dalam meneladani Nabi ﷺ secara detail, bahkan dalam perkara bacaan shalat. Umar bin Al-Khaththab, meskipun beliau adalah khalifah yang agung, tidak segan bertanya kepada sahabat lain yang lebih mengetahui sunnah Nabi ﷺ dalam perkara tertentu. Ini adalah pelajaran tentang tawadhu' dan semangat menuntut ilmu.

Kesimpulan Praktis

  1. Disunnahkan membaca surah Qaf dan Al-Qamar dalam shalat Id, atau surah Al-A'la dan Al-Ghasyiyah. Keduanya sah dan memiliki dalil.
  2. Bacaan dalam shalat Id sebaiknya mengandung makna tauhid, peringatan hari kiamat, dan keimanan kepada Allah, sesuai dengan tujuan hari Id sebagai hari berkumpul dan mengingat Allah.
  3. Hendaknya kita meneladani Nabi ﷺ dalam ibadah, termasuk dalam memilih bacaan shalat, dan tidak berlebihan atau mengurangi tanpa dalil.
  4. Bertanyalah kepada orang yang lebih berilmu tentang sunnah Nabi ﷺ, sebagaimana Umar bertanya kepada Abu Waqid, dengan adab dan tawadhu'.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?