Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini menjelaskan keutamaan besar bersegera menuju shalat Jum'at. Para malaikat mencatat siapa yang datang lebih dulu, dan pahala orang yang berangkat lebih awal diibaratkan seperti orang yang bersedekah kurban: unta, lalu sapi, lalu domba, hingga ayam dan telur. Begitu imam keluar untuk berkhutbah, catatan itu ditutup dan para malaikat beralih mendengarkan khutbah.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits ini diriwayatkan oleh An-Nasa'i dalam Sunan-nya, Kitab Jum'at, Bab Bersegera ke Jum'at (no. 1386), dari jalur Sufyan (yakni Sufyan bin 'Uyainah) dari Az-Zuhri dari Sa'id bin al-Musayyib dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, sampai kepada Nabi ﷺ.
Hadits semakna juga terdapat dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim dari Abu Hurairah, dengan lafaz yang serupa tentang malaikat di pintu-pintu masjid dan perumpamaan kurban.
Ayat yang menjadi landasan umum tentang bersegera kepada kebaikan:
وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ
"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi." (QS. Ali 'Imran [3]: 133)
Juga firman Allah:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ
"Wahai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum'at, maka bersegeralah kamu mengingat Allah." (QS. Al-Jumu'ah [62]: 9)
Penjelasan Rinci
Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan keutamaan besar bagi orang yang datang lebih awal ke masjid pada hari Jum'at. Para malaikat berdiri di pintu-pintu masjid dan mencatat nama-nama orang yang datang secara berurutan, sebagaimana dicatatnya orang yang berjihad atau berinfaq.
Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menerangkan beberapa poin penting:
- Pencatatan malaikat menunjukkan betapa Allah memperhatikan dan menghargai usaha hamba-Nya yang bersegera menuju ketaatan.
- Perumpamaan kurban (unta, sapi, domba, ayam, telur) menunjukkan tingkatan pahala yang berbeda sesuai urutan kedatangan. Semakin awal datang, semakin besar pahalanya.
- Penutupan catatan saat imam keluar menunjukkan bahwa keutamaan "bersegera" berakhir ketika khutbah dimulai. Setelah itu, yang utama adalah mendengarkan khutbah dengan khusyuk.
Ibnu Rajab al-Hanbali dalam Latha'if al-Ma'arif menyebutkan bahwa hadits ini mendorong umat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, khususnya pada hari Jum'at yang merupakan hari paling utama dalam sepekan.
Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di menjelaskan bahwa hadits ini mengandung dorongan untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin, karena waktu yang berlalu tidak akan kembali. Orang yang menunda-nunda akan kehilangan pahala besar yang telah disiapkan Allah.
Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarh Riyadh ash-Shalihin menambahkan bahwa hadits ini juga menunjukkan bahwa amal seseorang dinilai berdasarkan kesungguhannya. Semakin besar usaha dan pengorbanan, semakin besar pula pahalanya.
Adapun perbedaan pendapat di antara ulama tentang apakah yang dimaksud "bersegera" adalah datang paling awal ke masjid atau berangkat dari rumah lebih awal, maka yang paling kuat adalah datang lebih awal ke masjid, karena konteks hadits menyebutkan malaikat mencatat di pintu-pintu masjid.
Story Telling
Diriwayatkan bahwa Sa'id bin al-Musayyib (seorang tabi'in besar, salah satu perawi hadits ini) sangat bersemangat datang ke masjid sebelum waktu shalat Jum'at. Beliau dikenal sebagai orang yang paling awal datang ke masjid pada hari Jum'at. Ketika ditanya mengapa beliau begitu bersemangat, beliau menjawab bahwa beliau ingin mendapatkan keutamaan yang disebutkan dalam hadits ini, yaitu dicatat oleh malaikat sebagai orang yang bersegera dan mendapatkan pahala seperti orang yang berkurban.
Al-Hasan al-Bashri juga dikenal sangat memperhatikan waktu. Beliau pernah berkata bahwa seorang mukmin adalah orang yang paling bersemangat dalam kebaikan dan paling takut kehilangan kesempatan beramal.
Kesimpulan Praktis
- Bersegeralah ke masjid pada hari Jum'at, karena pahala orang yang datang lebih awal sangat besar, diibaratkan seperti berkurban unta, sapi, domba, hingga ayam dan telur.
- Datanglah sebelum imam keluar untuk berkhutbah, karena setelah imam keluar, catatan malaikat ditutup dan keutamaan bersegera berakhir.
- Dengarkan khutbah dengan khusyuk setelah imam keluar, karena itu bagian dari adab Jum'at yang penting.
- Jangan menunda-nunda, karena waktu yang berlalu tidak bisa kembali dan pahala yang hilang tidak bisa diraih lagi.
- Niatkan untuk berlomba dalam kebaikan, sebagaimana Allah memerintahkan dalam QS. Al-Jumu'ah [62]: 9 dan QS. Ali 'Imran [3]: 133.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.