Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini menjelaskan dzikir yang sangat agung setelah shalat wajib, yaitu membaca Subhanallah (33x), Alhamdulillah (33x), dan Allahu Akbar (34x). Rasulullah ﷺ menyebutnya sebagai mu'aqqibat (dzikir yang mengiringi shalat) dan menjamin bahwa orang yang mengamalkannya tidak akan kecewa—artinya, ia akan mendapatkan kebaikan yang besar dan tidak akan merugi. Ini adalah amalan yang ringan di lisan namun berat di timbangan.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i dalam Sunan-nya (no. 1349) dari sahabat Ka'b bin 'Ujrah radhiyallahu 'anhu. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya (no. 596) dengan lafaz yang semakna.
Dalil Al-Qur'an yang terkait dengan anjuran berdzikir setelah shalat:
QS. An-Nisa' [4]: 103
فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ
"Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat (mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk, dan di waktu berbaring."
Kaitan dengan ulama:
- Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim (jilid 5, hlm. 85) menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan disunnahkannya dzikir setelah shalat dengan hitungan tersebut, dan bahwa lafaz "tidak akan kecewa" adalah kabar gembira dari Nabi ﷺ bahwa orang yang mengamalkannya tidak akan merugi di sisi Allah.
- Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarh Riyadhush Shalihin (jilid 4, hlm. 145) menegaskan bahwa dzikir ini adalah amalan yang ringan, namun pahalanya sangat besar, dan termasuk sebab diampunkannya dosa-dosa kecil.
Penjelasan Rinci
Hadits ini mengandung beberapa pelajaran penting:
1. Makna "Mu'aqqibat"
Kata mu'aqqibat berasal dari kata ta'qib yang artinya "mengiringi" atau "menyusul". Maksudnya adalah dzikir yang dilakukan setelah shalat, mengiringi shalat tersebut. Ini menunjukkan bahwa dzikir setelah shalat adalah amalan yang sangat dianjurkan dan memiliki kedudukan khusus.
2. Hitungan Dzikir
Dalam hadits ini disebutkan:
- Tasbih (Subhanallah) 33 kali
- Tahmid (Alhamdulillah) 33 kali
- Takbir (Allahu Akbar) 34 kali
Totalnya menjadi 100 kali. Ini adalah salah satu bentuk dzikir yang diajarkan Nabi ﷺ. Dalam riwayat lain (HR. Muslim dari Abu Hurairah), disebutkan hitungan 33-33-33 dan ditutup dengan tahlil untuk menggenapkan 100. Namun dalam hadits Ka'b bin 'Ujrah ini, hitungannya 33-33-34 tanpa tahlil.
3. Makna "Tidak Akan Kecewa"
Ungkapan "laa yakhibu qaa'iluhunna" artinya "tidak akan merugi orang yang mengucapkannya". Ini adalah jaminan dari Nabi ﷺ bahwa amalan ini tidak akan sia-sia. Imam Ibnul Qayyim dalam Al-Wabilush Shayyib (hlm. 45) menjelaskan bahwa dzikir adalah makanan hati dan kekuatan iman. Orang yang berdzikir setelah shalat berarti menutup ibadahnya dengan ketaatan, sehingga shalatnya menjadi lebih sempurna dan berpahala.
4. Keutamaan Dzikir Setelah Shalat
Imam Ibnul Qayyim dalam Zaad Al-Ma'ad (jilid 1, hlm. 296) menyebutkan bahwa dzikir setelah shalat adalah sunnah yang terus-menerus dilakukan oleh Nabi ﷺ dan para sahabat. Ini adalah bentuk syukur kepada Allah atas nikmat diterimanya shalat, dan sekaligus persiapan untuk menghadapi aktivitas setelahnya dengan mengingat Allah.
5. Hikmah Hitungan Ganjil
Hitungan 33 dan 34 ini semuanya ganjil. Para ulama menjelaskan bahwa Allah menyukai yang ganjil, sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Al-Bukhari dari Abu Hurairah bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Sesungguhnya Allah itu ganjil (Esa) dan menyukai yang ganjil."
Story Telling
Diriwayatkan bahwa Ka'b bin 'Ujrah radhiyallahu 'anhu adalah sahabat yang mulia. Suatu ketika, beliau bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang cara bershalawat kepada beliau, dan Nabi ﷺ mengajarkan kepadanya. Namun dalam hadits ini, beliau menyampaikan kabar gembira tentang dzikir setelah shalat.
Imam Al-Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya (no. 843) dari Abu Hurairah bahwa Nabi ﷺ bersabda:
"Barangsiapa bertasbih kepada Allah setelah setiap shalat sebanyak 33 kali, bertahmid 33 kali, dan bertakbir 33 kali, kemudian menggenapkan yang keseratus dengan membaca Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai'in qadir, maka dosa-dosanya diampuni meskipun sebanyak buih di lautan."
Ini menunjukkan betapa besarnya rahmat Allah. Amalan yang hanya membutuhkan waktu beberapa menit, namun pahalanya sangat besar. Ini adalah kemudahan dari Allah bagi umat Nabi Muhammad ﷺ.
Kesimpulan Praktis
- Amalkan dzikir setelah shalat dengan hitungan: Subhanallah (33x), Alhamdulillah (33x), dan Allahu Akbar (34x).
- Jangan meremehkan amalan ringan ini, karena ia adalah mu'aqqibat yang dijamin tidak akan mengecewakan pelakunya.
- Niatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah, bukan sekadar rutinitas tanpa makna.
- Ajarkan kepada keluarga dan orang-orang di sekitar kita, karena ini adalah warisan Nabi ﷺ yang sangat berharga.
- Jika mampu, tambahkan dengan dzikir-dzikir lain yang diajarkan Nabi ﷺ setelah shalat, seperti istighfar dan doa keselamatan.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.