Penjelasan AI

Penjelasan Hadits Nasa'i No. 1336 tentang Membaca Al-Mu'awwidhat setelah setiap shalat

Lihat teks hadits

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan salah satu amalan sunnah yang sangat agung setelah shalat, yaitu membaca Al-Mu'awwidhat (surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas). Perintah Nabi ﷺ kepada 'Uqbah bin 'Amir ini adalah perintah yang bersifat sunnah (anjuran), bukan kewajiban. Amalan ini berfungsi sebagai benteng perlindungan dari segala keburukan, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat, seperti sihir, hasad, dan gangguan setan.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits Riwayat Imam An-Nasa'i:

Hadits yang Anda sebutkan diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i dalam Sunan-nya, Kitab As-Sahw, Bab Al-Amr bi Qira'atil Mu'awwidhat Dubur Kulli Shalah (Perintah Membaca Al-Mu'awwidhat Setelah Salam dari Shalat). Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dan Imam Ahmad.

Dalil Pendukung dari Al-Qur'an:

Perintah membaca Al-Mu'awwidhat (terutama Al-Falaq dan An-Nas) memiliki landasan yang kuat dari firman Allah ﷻ:

QS. Al-Falaq [113]: 1-5

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ۝ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ ۝ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ۝ وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ ۝ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

"Katakanlah (Muhammad), 'Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.'"

Kaitan dengan Ulama:

Para ulama dalam daftar rujukan kami menjelaskan keutamaan amalan ini. Imam Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitabnya Fath al-Bari (Syarah Shahih al-Bukhari) menjelaskan bahwa membaca Al-Mu'awwidhat setelah shalat adalah salah satu bentuk isti'adzah (permohonan perlindungan) yang diajarkan Nabi ﷺ. Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di dalam Tafsir-nya juga menjelaskan bahwa surat Al-Falaq dan An-Nas adalah dua surat yang sempurna untuk berlindung dari segala keburukan, dan membacanya secara rutin adalah sebab terbesar untuk mendapatkan penjagaan dari Allah ﷻ.

Penjelasan Rinci

1. Makna "Al-Mu'awwidhat"

Para ulama berbeda pendapat tentang apa yang dimaksud dengan Al-Mu'awwidhat dalam hadits ini. Pendapat yang paling kuat dan masyhur, sebagaimana dijelaskan oleh Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fath al-Bari, adalah tiga surat terakhir dalam Al-Qur'an, yaitu:

  • Qul huwallahu ahad (Al-Ikhlas)
  • Qul a'udzu bi rabbil falaq (Al-Falaq)
  • Qul a'udzu bi rabbin nas (An-Nas)

Ketiga surat ini disebut Al-Mu'awwidhat karena mengandung permohonan perlindungan kepada Allah ﷻ dari segala keburukan.

2. Hukum Membacanya Setelah Shalat

Perintah Nabi ﷺ dalam hadits ini dipahami oleh para ulama sebagai perintah yang menunjukkan sunnah (anjuran), bukan kewajiban. Imam Asy-Syafi'i dan para ulama lainnya menjelaskan bahwa amalan ini termasuk adab dan dzikir setelah shalat yang sangat dianjurkan. Ini berbeda dengan kewajiban seperti takbiratul ihram atau salam yang tidak bisa digugurkan.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarh Riyadhush Shalihin menjelaskan bahwa membaca Al-Mu'awwidhat setelah shalat adalah sunnah yang dicontohkan langsung oleh Nabi ﷺ. Beliau juga menegaskan bahwa amalan ini tidak termasuk perbuatan bid'ah, karena ada dalilnya yang jelas dari hadits shahih.

3. Hikmah dan Manfaat

  • Benteng Perlindungan: Membaca Al-Mu'awwidhat adalah sarana untuk memohon perlindungan Allah ﷻ dari gangguan setan, sihir, hasad, dan keburukan makhluk lainnya.
  • Menyempurnakan Ibadah: Dzikir setelah shalat adalah penyempurna ibadah shalat. Imam Ibnul Qayyim al-Jawziyyah dalam Al-Wabilush Shayyib menjelaskan bahwa dzikir setelah shalat adalah seperti "makanan penutup" yang membuat ibadah menjadi sempurna dan berkesan.
  • Menjaga Iman: Rutin membaca Al-Mu'awwidhat adalah bentuk tawakkal (berserah diri) kepada Allah ﷻ, yang menguatkan keyakinan bahwa hanya Allah yang mampu melindungi kita.

4. Perbedaan Pendapat Ulama

Ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa yang dimaksud Al-Mu'awwidhat hanyalah Al-Falaq dan An-Nas saja. Namun, pendapat yang lebih kuat dan mencakup adalah tiga surat tersebut (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas), karena ketiganya sering disebut bersama dalam konteks perlindungan. Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menyebutkan bahwa membaca tiga surat ini setelah shalat adalah amalan yang dianjurkan.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa 'Uqbah bin 'Amir radhiyallahu 'anhu, perawi hadits ini, adalah seorang sahabat yang sangat mencintai Al-Qur'an. Suatu hari, Nabi ﷺ bersabda kepadanya:

> "Wahai 'Uqbah, maukah kamu aku ajari surat-surat terbaik yang pernah diturunkan? Bacalah Qul a'udzu bi rabbil falaq dan Qul a'udzu bi rabbin nas." (HR. Ahmad, shahih)

'Uqbah berkata, "Maka beliau mengajarkanku, dan aku tidak pernah meninggalkan membaca keduanya setelah setiap shalat." (HR. Abu Dawud)

Hikmah dari kisah ini: Kecintaan sahabat kepada amalan yang diajarkan Nabi ﷺ membuat mereka istiqamah menjalankannya. Mereka tidak menganggap remeh amalan yang terlihat kecil, karena mereka yakin bahwa setiap petunjuk Nabi ﷺ memiliki kebaikan yang besar. Kita pun seharusnya demikian—tidak meremehkan dzikir-dzikir ringan setelah shalat, karena bisa jadi itulah sebab keselamatan kita di dunia dan akhirat.

Kesimpulan Praktis

  1. Biasakan membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas setelah salam dari shalat fardhu, sebagaimana perintah Nabi ﷺ.
  2. Niatkan untuk berlindung kepada Allah ﷻ dari segala keburukan, baik yang tampak maupun tersembunyi.
  3. Jangan meremehkan amalan dzikir yang ringan, karena bisa menjadi sebab besar datangnya penjagaan Allah ﷻ.
  4. Amalkan dengan istiqamah, sebagaimana 'Uqbah bin 'Amir yang tidak pernah meninggalkannya setelah diajari oleh Nabi ﷺ.
  5. Ajarkan kepada keluarga dan orang-orang di sekitar kita, agar kebaikan ini tersebar luas.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi