Bab Tempat Pandangan Saat Mengisyaratkan dan Menggerakkan Jari Telunjuk
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنِ ابْنِ عَجْلاَنَ، عَنْ عَامِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ كَانَ إِذَا قَعَدَ فِي التَّشَهُّدِ وَضَعَ كَفَّهُ الْيُسْرَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُسْرَى وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ لاَ يُجَاوِزُ بَصَرُهُ إِشَارَتَهُ .
Dari 'Amir bin Abdullah bin Az-Zubair, dari ayahnya, bahwa: Ketika Rasulullah ﷺ duduk untuk membaca tashahhud, beliau meletakkan tangan kirinya di paha kirinya dan mengisyaratkan dengan jari telunjuknya, dan pandangannya tidak melewati jari yang ia tunjuk.