Perumpamaan diriku dan para nabi (sebelumku) adalah seperti seorang yang membangun sebuah bangunan, lalu ia menyempurnakannya dan memperindahnya, sehingga orang-orang berkeliling di sekelilingnya sambil berkata: "Kami be
Perumpamaan diriku dan para nabi (sebelumku) adalah seperti seorang yang membangun sebuah bangunan, lalu ia menyempurnakannya dan memperindahnya, sehingga orang-orang berkeliling di sekelilingnya sambil berkata: "Kami be
Perumpamaan saya dan para nabi adalah seperti seorang yang membangun rumah, lalu menyempurnakannya dan menyelesaikannya kecuali untuk tempat sebuah bata.