Penjelasan Hadits Muslim No. 993 tentang Anjuran berinfak dan janji Allah menggantinya

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini adalah kabar gembira yang sangat agung dari Allah ﷻ kepada hamba-Nya. Allah memerintahkan kita untuk berinfak di jalan-Nya, dan sebagai balasannya, Dia berjanji akan melimpahkan rezeki kepada kita. Hadits ini juga menggambarkan sifat Allah yang Maha Pemurah, di mana "tangan kanan-Nya" selalu penuh dan tidak pernah habis, tidak berkurang sedikit pun meskipun Dia memberi siang dan malam.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya, Kitab Zakat, Bab Anjuran untuk Berinfak dan Kabar Gembira bagi yang Berinfak, nomor 993, dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu.

Teks hadits yang mulia:

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ، قَالاَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ ‏"‏ قَالَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَا ابْنَ آدَمَ أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ ‏"‏ ‏.‏ وَقَالَ ‏"‏ يَمِينُ اللَّهِ مَلأَى - وَقَالَ ابْنُ نُمَيْرٍ مَلآنُ - سَحَّاءُ لاَ يَغِيضُهَا شَىْءٌ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ ‏"‏ ‏.

Terjemahan: Dari Abu Hurairah, Nabi ﷺ bersabda bahwa Allah, Yang Maha Diberkahi dan Tinggi, berfirman: "Wahai anak Adam, belanjakanlah, niscaya Aku akan membelanjakan (nikmat) kepadamu. Tangan kanan Allah penuh dan melimpah, dan tidak akan berkurang karenanya, baik siang maupun malam."

Hadits ini juga memiliki penguat dari firman Allah dalam Al-Qur'an:

QS. Saba' [34]: 39

قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ ۚ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Terjemahan: Katakanlah, "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya bagi (siapa yang Dia kehendaki). Dan apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya, dan Dialah sebaik-baik pemberi rezeki."

Penjelasan Rinci

Hadits qudsi ini mengandung dua pelajaran besar yang saling berkaitan.

Pertama: Perintah Berinfak dan Janji Balasan.

Allah ﷻ berfirman, "Wahai anak Adam, belanjakanlah, niscaya Aku akan membelanjakan (nikmat) kepadamu." Ini adalah perintah yang langsung dari Allah kepada setiap manusia. Kata "belanjakanlah" (أَنْفِقْ) mencakup semua bentuk pengeluaran harta di jalan kebaikan, baik itu zakat wajib, sedekah sunnah, nafkah untuk keluarga, dan infak untuk jihad fi sabilillah.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah menjelaskan bahwa makna ayat dan hadits ini adalah bahwa infak tidak akan mengurangi harta, bahkan sebaliknya, ia akan mendatangkan keberkahan dan penggantian dari Allah. Beliau berkata, "Allah menjamin penggantian bagi orang yang berinfak, baik di dunia dengan keberkahan dan rezeki yang melimpah, maupun di akhirat dengan pahala yang berlipat ganda." (Lihat Majmu' Fatawa)

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitabnya 'Iddatush Shabirin juga menekankan bahwa infak adalah salah satu sebab terbesar untuk membuka pintu rezeki. Beliau berkata, "Tidak ada sesuatu pun yang lebih cepat mendatangkan rezeki selain infak dan sedekah."

Kedua: Sifat Allah yang Maha Pemurah dan Maha Kaya.

Sabda Nabi ﷺ, "Tangan kanan Allah penuh dan melimpah, dan tidak akan berkurang karenanya, baik siang maupun malam." Ini adalah penjelasan tentang kesempurnaan sifat pemurah Allah. Kata "tangan kanan" (يَمِينُ اللَّهِ) adalah sifat yang Allah tetapkan bagi diri-Nya sesuai dengan keagungan-Nya, tanpa kita menanyakan bagaimana bentuknya (takyif) dan tanpa menyerupakannya dengan makhluk (tamtsil). Ini adalah keyakinan Ahlus Sunnah wal Jama'ah, sebagaimana diajarkan oleh para imam seperti Imam Ahmad bin Hanbal, Al-Bukhari, dan selainnya.

Kata "penuh dan melimpah" (مَلأَى سَحَّاءُ) menggambarkan bahwa perbendaharaan Allah tidak pernah kosong. Kata "tidak akan berkurang" (لاَ يَغِيضُهَا) berarti tidak akan pernah susut atau habis, meskipun Dia terus-menerus memberi siang dan malam. Ini menunjukkan bahwa pemberian Allah tidak terbatas dan tidak akan pernah habis. Imam an-Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa makna hadits ini adalah untuk mendorong manusia agar gemar berinfak, karena Allah Maha Kaya dan tidak akan kekurangan, serta akan mengganti apa yang mereka infakkan dengan yang lebih baik.

Story Telling

Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُولُ الْآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

"Tidak ada satu hari pun di mana para hamba memasuki pagi harinya, melainkan dua malaikat turun. Salah satu dari mereka berkata: 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.' Dan yang lain berkata: 'Ya Allah, berikanlah kebinasaan bagi orang yang menahan (hartanya).'" (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Kisah ini menunjukkan betapa cepatnya balasan Allah. Setiap hari, bahkan setiap saat, ada malaikat yang mendoakan kebaikan dan keberkahan bagi orang yang gemar bersedekah. Ini adalah motivasi yang sangat kuat bagi kita untuk tidak pernah bakhil dan selalu bersemangat dalam berinfak.

Kesimpulan Praktis

  1. Yakinlah dengan Janji Allah. Jangan pernah ragu bahwa harta yang kita infakkan akan diganti oleh Allah dengan yang lebih baik, baik di dunia maupun di akhirat.
  2. Biasakan Berinfak Setiap Hari. Mulailah dengan jumlah yang kecil dan rutin. Ini akan melatih jiwa untuk menjadi dermawan dan menjauhkan dari sifat kikir.
  3. Niatkan Karena Allah. Infaklah dengan ikhlas hanya mengharap ridha Allah, bukan karena pujian manusia.
  4. Jangan Takut Miskin. Keyakinan bahwa "tangan Allah penuh dan melimpah" akan menghilangkan rasa khawatir akan kekurangan. Justru orang yang menahan hartanya (bakhil) yang akan mendapatkan kebinasaan.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?