Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini menjelaskan bahwa Rasulullah ﷺ pada shalat Idul Fitri dan Idul Adha biasa membaca surat Qaf (QS. Qaf [50]: 1) pada rakaat pertama dan surat Al-Qamar (QS. Al-Qamar [54]: 1) pada rakaat kedua. Ini adalah salah satu bentuk tuntunan Nabi ﷺ dalam shalat Id, dan para ulama menjadikannya sebagai dalil disunnahkannya membaca surat-surat tersebut.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits Riwayat Muslim:
Teks hadits yang Anda sebutkan adalah riwayat dari Abu Waqid Al-Laitsi radhiyallahu 'anhu. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya, Kitab Shalat Idul Fitri dan Idul Adha, Bab Bacaan yang Dibaca dalam Shalat Idul Adha dan Idul Fitri (no. 891).
Ayat Al-Qur'an yang dimaksud dalam hadits:
- QS. Qaf [50]: 1
- Teks Arab:
قٓ ۚ وَالْقُرْءَانِ الْمَجِيدِ
- Terjemahan: "Qaf. Demi Al-Qur'an yang mulia."
- QS. Al-Qamar [54]: 1
- Teks Arab:
اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ
- Terjemahan: "Telah dekat hari kiamat dan telah terbelah bulan."
Kaitan dengan Ulama:
Imam An-Nawawi dalam Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan disunnahkannya membaca surat Qaf dan Al-Qamar pada shalat Id. Beliau juga menyebutkan bahwa para ulama menganjurkan membaca surat-surat yang mengandung peringatan dan kabar gembira pada hari raya.
Penjelasan Rinci
Para ulama dari kalangan sahabat dan tabi'in memahami bahwa bacaan dalam shalat Id bukanlah hal yang kaku, namun ada tuntunan yang dicontohkan langsung oleh Nabi ﷺ. Dalam hadits ini, Abu Waqid Al-Laitsi radhiyallahu 'anhu menjelaskan bahwa Rasulullah ﷺ membaca surat Qaf dan Al-Qamar pada kedua shalat Id.
Hikmah pemilihan surat ini:
- Surat Qaf berisi tentang kekuasaan Allah, penciptaan langit dan bumi, kisah umat-umat terdahulu yang mendustakan rasul, serta peringatan tentang hari kebangkitan. Ini sangat cocok dibaca pada hari raya untuk mengingatkan manusia akan keagungan Allah dan hari akhir.
- Surat Al-Qamar berisi tentang tanda-tanda kekuasaan Allah, termasuk kisah terbelahnya bulan sebagai mukjizat Nabi ﷺ, serta peringatan bagi orang-orang yang mendustakan. Surat ini juga menguatkan keimanan dan mengingatkan akan datangnya hari kiamat.
Pendapat Ulama:
- Imam Asy-Syafi'i dan Imam Ahmad bin Hanbal dalam salah satu riwayatnya menganjurkan membaca surat Qaf dan Al-Qamar pada shalat Id, berdasarkan hadits ini.
- Imam Abu Hanifah dan Imam Malik berpendapat bahwa tidak ada bacaan yang ditentukan secara khusus, namun membaca surat apa saja yang mudah adalah boleh. Namun, pendapat yang lebih kuat adalah mengikuti sunnah Nabi ﷺ dalam hadits ini, yaitu membaca surat Qaf dan Al-Qamar, karena ini adalah perbuatan yang dicontohkan langsung oleh beliau.
Catatan Penting:
Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa membaca surat-surat ini bukanlah kewajiban, melainkan sunnah. Jika seseorang membaca surat lain, shalatnya tetap sah. Namun, mengikuti sunnah Nabi ﷺ dalam bacaan ini lebih utama dan lebih sempurna.
Story Telling
Dikisahkan bahwa Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu, sebagai khalifah yang sangat perhatian terhadap sunnah Nabi ﷺ, tidak segan bertanya kepada para sahabat yang lebih muda tentang detail ibadah yang pernah dicontohkan Rasulullah ﷺ. Beliau bertanya kepada Abu Waqid Al-Laitsi tentang bacaan Nabi ﷺ pada shalat Id. Ini menunjukkan bahwa para sahabat saling berbagi ilmu dan sangat menjaga sunnah, bahkan dalam hal-hal yang mungkin dianggap kecil oleh sebagian orang.
Hikmah dari kisah ini adalah pentingnya bertanya dan belajar tentang detail ibadah, serta menjaga dan mengamalkan sunnah Nabi ﷺ dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam tata cara shalat Id.
Kesimpulan Praktis
- Disunnahkan membaca surat Qaf pada rakaat pertama dan surat Al-Qamar pada rakaat kedua dalam shalat Idul Fitri dan Idul Adha.
- Bacaan ini bukan kewajiban, jika membaca surat lain, shalat tetap sah.
- Mengikuti sunnah ini adalah bentuk kecintaan kita kepada Nabi ﷺ dan upaya untuk menghidupkan tuntunan beliau.
- Semangat para sahabat dalam bertanya dan menjaga sunnah hendaknya menjadi teladan bagi kita.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.