Bab Penjelasan Kekufuran Orang yang Mengatakan Kami Mendapat Hujan Karena Bintang
Shahih
wahaddatsani abbasu ibnu abdi alazhimi alanbariyyu, haddatsana annadhru ibnu muhammadin, haddatsana ikrimahu, - wahuwa abnu ammarin - haddatsana abu zumaylin, qala haddatsani abnu abbasin, qala muthira annasu ala ahdi annabiyyi faqala annabiyyu " ashbaha mina annasi syakirun waminhum kafirun qalu hadzihi rahmahu allahi. waqala badhuhum laqad shadaqa nawu kadza wakadza ". qala fanazalat hadzihi alayahu fala uqsimu bimawaqii annujumi hatta balagha watajaluna rizqakum annakum tukaddzibuna
Diriwayatkan dari Ibn 'Abbas bahwa pernah terjadi hujan deras pada masa Nabi (shalallahu 'alaihi wa sallam). Kemudian Nabi (shalallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Sebagian manusia memasuki pagi dengan bersyukur dan sebagian lagi dengan ingkar (kepada Allah)." Mereka yang bersyukur berkata: "Ini adalah rahmat Allah," dan mereka yang ingkar berkata: "Bintang ini dan itu telah benar." Maka turunlah ayat ini: "Aku bersumpah dengan tempat-tempat jatuhnya bintang hingga akhir dan menjadikan rezeki kalian bahwa kalian mengingkarinya."