Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini mengajarkan dzikir setelah shalat wajib yang sangat mudah namun besar pahalanya, yaitu membaca tasbih (Subhanallah) 33 kali, tahmid (Alhamdulillah) 33 kali, dan takbir (Allahu Akbar) 34 kali. Rasulullah ﷺ menjamin bahwa orang yang membiasakan dzikir ini tidak akan kecewa atau merugi, karena ia telah memenuhi akhir shalatnya dengan zikir yang dicintai Allah.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya, Kitab Masjid dan Tempat Shalat, Bab Disunnahkannya Dzikir Setelah Shalat, no. 596, dari sahabat Ka'b bin 'Ujrah radhiyallahu 'anhu.
Teks hadits:
وَحَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عِيسَى، أَخْبَرَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ، أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ مِغْوَلٍ، قَالَ سَمِعْتُ الْحَكَمَ بْنَ عُتَيْبَةَ، يُحَدِّثُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ كَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ: "مُعَقِّبَاتٌ لَا يَخِيبُ قَائِلُهُنَّ - أَوْ فَاعِلُهُنَّ - دُبُرَ كُلِّ صَلَاةٍ مَكْتُوبَةٍ: ثَلَاثٌ وَثَلَاثُونَ تَسْبِيحَةً، وَثَلَاثٌ وَثَلَاثُونَ تَحْمِيدَةً، وَأَرْبَعٌ وَثَلَاثُونَ تَكْبِيرَةً".
Makna: "Ada dzikir-dzikir yang diucapkan setelah setiap shalat wajib, tidak akan merugi orang yang mengucapkannya: tiga puluh tiga tasbih, tiga puluh tiga tahmid, dan tiga puluh empat takbir."
Imam an-Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim (5/84) menjelaskan bahwa kata "mu'aqqibat" berarti dzikir-dzikir yang diulang-ulang, dan "dubura kulli shalatin maktubah" berarti setelah setiap shalat wajib. Beliau juga menegaskan bahwa dzikir ini adalah amalan yang dianjurkan berdasarkan kesepakatan ulama.
Penjelasan Rinci
Hadits ini menunjukkan keutamaan dzikir setelah shalat wajib. Kata "mu'aqqibat" berasal dari kata "ta'qib" yang berarti mengulang atau melakukan sesuatu secara berturut-turut. Dalam konteks ini, maksudnya adalah dzikir yang diucapkan berulang kali setelah shalat.
Imam Ibn Rajab al-Hanbali rahimahullah dalam Fath al-Bari (8/237) menjelaskan bahwa dzikir setelah shalat adalah penyempurna shalat. Beliau mengutip perkataan Al-Hasan al-Bashri rahimahullah: "Sesungguhnya Allah mewajibkan shalat, dan memerintahkan untuk berdzikir setelahnya, agar shalat itu sempurna dan diterima."
Imam Ibn Qayyim al-Jawziyyah rahimahullah dalam Al-Wabil ash-Shayyib (hal. 100) menjelaskan bahwa dzikir setelah shalat memiliki dua faedah besar: pertama, menutup kekurangan dalam shalat, dan kedua, menjadikan pahala shalat terus mengalir hingga shalat berikutnya.
Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah dalam Syarh Riyadh ash-Shalihin (4/234) menjelaskan bahwa bilangan 33, 33, dan 34 ini adalah jumlah yang diajarkan Nabi ﷺ secara langsung. Beliau juga menegaskan bahwa dzikir ini bisa dibaca dengan dua cara:
- Cara pertama: Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 33 kali, lalu ditutup dengan "Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah..." (seperti dalam riwayat lain).
- Cara kedua: Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 34 kali (seperti dalam hadits ini).
Kedua cara ini sah dan dianjurkan. Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Shahih al-Adzkar (no. 145) menegaskan bahwa semua riwayat ini shahih dan tidak perlu dipertentangkan.
Story Telling
Diriwayatkan dari sahabat Ka'b bin 'Ujrah radhiyallahu 'anhu, beliau adalah salah seorang sahabat yang pernah mengalami kesulitan saat ihram karena kutu di kepalanya, lalu turun ayat tentang fidyah (QS. Al-Baqarah: 196). Namun dalam hadits ini, beliau meriwayatkan dzikir yang sangat mudah namun besar pahalanya.
Imam Malik bin Anas rahimahullah dalam Al-Muwaththa' meriwayatkan bahwa para sahabat dan tabi'in di Madinah membiasakan dzikir ini setelah shalat. Bahkan, Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma dikenal sangat istiqamah dalam dzikir setelah shalat, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Kesimpulan Praktis
- Biasakan dzikir setelah shalat wajib: Baca Subhanallah 33x, Alhamdulillah 33x, Allahu Akbar 33x atau 34x.
- Yakini janji Nabi ﷺ: Orang yang membiasakan dzikir ini tidak akan kecewa atau merugi.
- Bisa ditambah dzikir lain: Seperti membaca "Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah..." untuk menyempurnakan.
- Jangan remehkan amalan kecil: Dzikir ini hanya memakan waktu 1-2 menit, namun pahalanya sangat besar.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.