Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini mengajarkan kita sebuah amalan ringan namun sangat agung setelah shalat wajib. Setelah mengucapkan salam, Rasulullah ﷺ tidak langsung beranjak atau sibuk dengan hal lain, melainkan beliau duduk sejenak untuk berdzikir kepada Allah. Dzikir yang beliau baca adalah memohon keselamatan dan mengakui bahwa hanya Allah sumber segala keselamatan, seraya mengagungkan-Nya dengan sifat-sifat-Nya yang mulia. Ini adalah sunnah yang mudah kita amalkan untuk menutup ibadah shalat kita dengan kebaikan.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits Riwayat Muslim:
Teks Arab hadits (sebagaimana yang Anda sertakan) adalah:
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَابْنُ، نُمَيْرٍ قَالاَ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنْ عَاصِمٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ ﷺ إِذَا سَلَّمَ لَمْ يَقْعُدْ إِلاَّ مِقْدَارَ مَا يَقُولُ "اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ". وَفِي رِوَايَةِ ابْنِ نُمَيْرٍ "يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ".
Makna Ringkas: Aisyah radhiyallahu 'anha mengabarkan bahwa setelah salam, Nabi ﷺ hanya duduk sebentar, sekadar waktu untuk membaca doa: "Ya Allah, Engkau adalah As-Salam (Yang Maha Memberi Keselamatan), dan dari-Mu lah keselamatan. Maha Suci Engkau, wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan."
Rujukan Ulama:
Amalan ini dijelaskan oleh para ulama dalam kitab-kitab mereka. Di antaranya:
- Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar dan Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa dzikir ini disunnahkan setelah shalat, dan beliau menyebutkan bahwa doa ini adalah doa yang diajarkan Nabi ﷺ kepada umatnya.
- Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam Syarah Riyadhush Shalihin dan kitab-kitab fatwanya menjelaskan bahwa dzikir ini adalah salah satu bentuk dzikir yang dicontohkan, dan maknanya adalah pengakuan bahwa Allah adalah sumber keselamatan dan kebaikan, serta pengagungan terhadap-Nya.
- Syaikh Abdul Aziz bin Baz dalam Majmu' Fatawa juga menyebutkan disunnahkannya dzikir ini dan menjelaskan bahwa hal ini termasuk adab setelah shalat.
Penjelasan Rinci
Hadits ini menunjukkan beberapa pelajaran penting:
- Adab Setelah Salam: Hadits ini mengajarkan bahwa setelah menunaikan shalat, seorang muslim tidak dianjurkan untuk langsung tergesa-gesa meninggalkan tempat shalatnya. Ada momen singkat yang diisi dengan dzikir dan doa. Ini adalah bentuk penghormatan dan rasa syukur kepada Allah atas selesainya ibadah shalat.
- Makna Doa "Allahumma Antas-Salam":
- "Allahumma Antas-Salam" (Ya Allah, Engkau adalah As-Salam): Ini adalah pengakuan bahwa Allah adalah As-Salam, yaitu Dzat yang terbebas dari segala kekurangan, aib, dan cacat. Beliau juga adalah sumber keselamatan bagi makhluk-Nya di dunia dan akhirat.
- "Wa minkas-salam" (dan dari-Mu lah keselamatan): Ini adalah permohonan agar keselamatan (dari segala keburukan, penyakit, dan azab) hanya bisa diperoleh dari Allah semata. Tidak ada yang bisa memberikan keselamatan kecuali Allah.
- "Tabaarakta yaa dzal-jalaali wal-ikraam" (Maha Suci Engkau, wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan): Ini adalah pujian dan pengagungan kepada Allah. Dzul-Jalali berarti Pemilik keagungan, kebesaran, dan kekuasaan yang sempurna. Wal-Ikraam berarti Pemilik kemuliaan dan kemurahan yang memberikan nikmat kepada hamba-hamba-Nya.
- Pandangan Ulama: Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menyebutkan bahwa dzikir ini adalah salah satu dzikir yang paling utama setelah shalat. Beliau juga menjelaskan bahwa makna "dari-Mu lah keselamatan" adalah memohon kepada Allah agar memberikan keselamatan dari segala kekurangan dan keburukan. Syaikh Al-Utsaimin menambahkan bahwa doa ini adalah pengakuan atas rububiyah dan uluhiyah Allah, serta permohonan akan perlindungan-Nya.
Story Telling
Para ulama salaf sangat memperhatikan dzikir setelah shalat. Diriwayatkan bahwa Al-Hasan Al-Bashri (seorang ulama tabi'in yang sangat zuhud) sangat menjaga amalan-amalan sunnah. Beliau berkata, "Sesungguhnya jika seorang hamba menyelesaikan shalatnya, maka ia berada dalam kebaikan. Maka hendaknya ia menutup kebaikannya dengan kebaikan yang lain, yaitu dzikir kepada Allah." Ini menunjukkan bahwa para salaf memahami betul bahwa dzikir setelah shalat adalah penyempurna ibadah dan penjaga dari kelalaian setelahnya.
Kesimpulan Praktis
Berikut beberapa poin yang bisa kita amalkan:
- Jangan Tergesa-gesa: Setelah salam, jangan langsung beranjak atau berbicara dengan orang lain. Luangkan waktu sejenak untuk berdzikir kepada Allah.
- Baca Dzikir Ini: Bacalah doa "Allahumma antas-salam wa minkas-salam tabaarakta yaa dzal-jalaali wal-ikraam" setelah salam.
- Amalkan Dzikir Lainnya: Hadits ini adalah salah satu dari rangkaian dzikir setelah shalat. Amalkan juga dzikir-dzikir lain yang shahih, seperti istighfar tiga kali, Ayat Kursi, dan tasbih, tahmid, takbir.
- Niatkan untuk Ibadah: Jadikan momen setelah shalat ini sebagai waktu untuk bermunajat dan mendekatkan diri kepada Allah, bukan hanya sekadar rutinitas.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.