Penjelasan AI

Penjelasan Hadits Muslim No. 591 tentang Dzikir dan istigfar setelah shalat fardhu

Lihat teks hadits

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini mengajarkan dzikir yang dibaca setelah shalat wajib, yaitu membaca istighfar tiga kali lalu membaca doa "Allahumma antas salam wa minkas salam tabarakta dzal jalali wal ikram". Ini adalah sunnah yang diamalkan oleh para ulama salaf dan merupakan bentuk penghambaan diri kepada Allah setelah menunaikan ibadah shalat.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits Riwayat Muslim:

Dari Tsauban radhiyallahu 'anhu, ia berkata: "Adalah Rasulullah ﷺ apabila selesai dari shalatnya, beliau beristighfar tiga kali dan membaca: 'Allahumma antas salam wa minkas salam tabarakta dzal jalali wal ikram'." (HR. Muslim no. 591)

Penjelasan Ulama:

Imam an-Nawawi rahimahullah dalam kitab Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa dzikir ini disunnahkan dibaca setelah setiap shalat fardhu. Beliau juga menukil perkataan Al-Auza'i bahwa istighfar yang dimaksud adalah membaca "Astaghfirullah, Astaghfirullah" (tiga kali).

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah dalam Syarh Riyadhus Shalihin menegaskan bahwa dzikir ini merupakan bentuk pengakuan seorang hamba akan kekurangan dalam shalatnya, sehingga ia memohon ampun kepada Allah dan mengakui bahwa hanya Allah-lah sumber keselamatan.

Penjelasan Rinci

Hadits ini memiliki beberapa faedah penting yang dijelaskan oleh para ulama:

1. Makna Istighfar Setelah Shalat

Imam Al-Auza'i rahimahullah (salah seorang ulama tabi'ut tabi'in) menjelaskan bahwa istighfar yang dimaksud adalah membaca "Astaghfirullah" sebanyak tiga kali. Ini menunjukkan bahwa seorang muslim hendaknya mengakui kekurangan dalam shalatnya dan memohon ampun kepada Allah. Imam Ibn Rajab al-Hanbali rahimahullah dalam kitabnya Fathul Bari menjelaskan bahwa istighfar setelah shalat berfungsi sebagai penutup kekurangan yang mungkin terjadi dalam shalat.

2. Makna Doa "Allahumma antas salam wa minkas salam"

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di rahimahullah dalam Taisir al-Karim ar-Rahman menjelaskan bahwa "As-Salam" adalah salah satu nama Allah yang berarti Maha Pemberi Keselamatan. Makna doa ini adalah: "Ya Allah, Engkau adalah Dzat yang Maha Selamat dari segala kekurangan dan aib, dan dari-Mu lah segala keselamatan dan kesejahteraan."

3. Makna "Tabarakta dzal jalali wal ikram"

Imam Ibn Katsir rahimahullah dalam tafsirnya menjelaskan bahwa "Tabarakta" berarti Maha Suci dan Maha Banyak kebaikan-Mu. Sedangkan "Dzal jalali wal ikram" berarti Pemilik keagungan dan kemuliaan yang sempurna. Ini adalah pujian kepada Allah yang menunjukkan pengagungan seorang hamba kepada Rabbnya.

4. Waktu Pelaksanaan

Imam an-Nawawi rahimahullah menegaskan bahwa dzikir ini dibaca setelah selesai shalat, yaitu setelah salam. Ini adalah sunnah yang diamalkan oleh para sahabat dan tabi'in.

Story Telling

Diriwayatkan dari Al-Hasan al-Bashri rahimahullah, beliau pernah ditanya tentang amalan setelah shalat. Beliau menjawab: "Sesungguhnya orang-orang shalih dahulu apabila selesai shalat, mereka beristighfar kepada Allah. Karena mereka sadar bahwa shalat mereka tidak sempurna." (Diriwayatkan oleh Ibn Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf)

Kisah ini mengajarkan kita bahwa para salafus shalih sangat memperhatikan kualitas ibadah mereka. Mereka tidak merasa puas dengan shalat yang mereka lakukan, sehingga mereka selalu memohon ampun kepada Allah setelahnya. Ini adalah sikap tawadhu' dan pengakuan akan kelemahan diri di hadapan Allah.

Kesimpulan Praktis

  1. Biasakan membaca istighfar tiga kali setelah shalat fardhu dengan mengucapkan "Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah"
  2. Lanjutkan dengan doa "Allahumma antas salam wa minkas salam tabarakta dzal jalali wal ikram"
  3. Sadari bahwa shalat kita tidak sempurna, sehingga istighfar menjadi penutup kekurangan
  4. Amalkan dengan penuh penghayatan, bukan sekadar rutinitas tanpa makna
  5. Ajarkan kepada keluarga agar mereka juga mengamalkan sunnah ini

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Komunitas

Follow @haditsindonesia

Penjelasannya membantu? Yuk follow kami di media sosial — hadits pilihan setiap hari.