Penjelasan AI

Penjelasan Hadits Muslim No. 581 tentang Salam dua kali saat selesai shalat adalah sunnah

Lihat teks hadits

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan bahwa mengucapkan salam dua kali ketika keluar dari shalat (menoleh ke kanan dan ke kiri) adalah perbuatan yang dicontohkan oleh Nabi ﷺ. Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu heran ketika melihat seorang amir (pemimpin) di Mekah melakukan dua kali salam, karena ia ingin memastikan dari mana amir itu mendapatkan tuntunan tersebut. Jawabannya, ternyata hal itu memang berasal dari perbuatan Rasulullah ﷺ. Ini adalah dalil bahwa dua kali salam dalam shalat adalah sunnah yang tetap.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya, Kitab al-Masajid wa Mawadhi' ash-Shalah, Bab "at-Taslim 'an al-Yamin wa asy-Syimal" (Bab Salam untuk Menghalalkan dari Shalat Ketika Selesai dan Cara Melakukannya), no. 581.

Teks Arab hadits (dengan harakat lengkap):

حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنِ الْحَكَمِ، وَمَنْصُورٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ، عَنْ أَبِي مَعْمَرٍ، أَنَّ أَمِيرًا، كَانَ بِمَكَّةَ يُسَلِّمُ تَسْلِيمَتَيْنِ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ أَنَّى عَلِقَهَا قَالَ الْحَكَمُ فِي حَدِيثِهِ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ كَانَ يَفْعَلُهُ.

Terjemahan ringkas:

Abu Ma'mar melaporkan bahwa ada seorang amir di Mekah yang mengucapkan salam dua kali (ke kanan dan ke kiri). Maka Abdullah (bin Mas'ud) berkata, "Dari mana dia mendapatkan (sunnah) ini?" Al-Hakam berkata dalam riwayatnya, "Sesungguhnya Rasulullah ﷺ biasa melakukannya."

Dalil pendukung dari Al-Qur'an:

Allah Ta'ala berfirman:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

"Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah."

(QS. Al-Ahzab [33]: 21)

Ayat ini menunjukkan bahwa setiap perbuatan Nabi ﷺ adalah teladan, termasuk cara beliau salam dari shalat.

Kaitan dengan ulama:

Imam an-Nawawi rahimahullah dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan disunnahkannya dua kali salam dalam shalat, dan ini adalah pendapat jumhur ulama. Beliau juga menyebutkan bahwa Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu bertanya demikian karena ingin memastikan sumber sunnah tersebut, bukan karena mengingkarinya.

Penjelasan Rinci

Para ulama menjelaskan bahwa salam dalam shalat adalah salah satu rukun shalat, dan cara yang diajarkan Nabi ﷺ adalah dua kali salam: sekali ke kanan dan sekali ke kiri. Ini adalah amalan yang masyhur dari Nabi ﷺ.

Pendapat ulama tentang dua kali salam:

  1. Imam asy-Syafi'i dan Imam Ahmad bin Hanbal serta jumhur ulama berpendapat bahwa dua kali salam adalah sunnah. Dalilnya banyak, di antaranya hadits di atas dan hadits-hadits lain yang menggambarkan cara shalat Nabi ﷺ.
  2. Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa satu kali salam ke kanan sudah cukup, namun dua kali salam juga boleh. Namun pendapat yang lebih kuat menurut dalil adalah dua kali salam, karena banyak riwayat shahih yang menunjukkan Nabi ﷺ melakukannya.

Penjelasan Imam an-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim:

Beliau berkata, "Hadits ini menunjukkan bahwa dua kali salam itu sunnah. Ini adalah pendapat jumhur ulama dari kalangan sahabat, tabi'in, dan orang-orang setelah mereka. Adapun riwayat yang menyebutkan satu kali salam, maka itu adalah boleh, tetapi yang lebih utama adalah dua kali salam."

Penjelasan Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarh al-Arba'in dan kitab-kitab fiqihnya:

Beliau menjelaskan bahwa dua kali salam adalah yang paling utama karena sesuai dengan perbuatan Nabi ﷺ yang kontinu. Adapun satu kali salam, itu adalah pendapat yang lemah karena menyelisihi amalan Nabi ﷺ yang tetap.

Hikmah dari pertanyaan Abdullah bin Mas'ud:

Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu adalah sahabat yang sangat cinta kepada sunnah. Ketika ia melihat seorang amir melakukan dua kali salam, ia tidak langsung mengingkari, tetapi bertanya, "Dari mana dia mendapatkan ini?" Ini menunjukkan adab seorang alim: tidak tergesa-gesa mengingkari sesuatu yang belum diketahui dalilnya, tetapi bertanya dan mencari tahu. Ini juga menunjukkan bahwa para sahabat sangat menjaga amalan Nabi ﷺ dan tidak mudah menerima atau menolak sesuatu tanpa dalil.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu adalah salah satu sahabat yang paling dekat dengan Nabi ﷺ. Beliau sering berada di sisi Rasulullah, bahkan pernah diceritakan bahwa beliau masuk ke rumah Nabi ﷺ tanpa izin karena begitu dekatnya, dan Nabi ﷺ tidak keberatan.

Suatu hari, ketika Abdullah bin Mas'ud melihat seorang amir di Mekah yang mengucapkan dua kali salam dalam shalatnya, beliau bertanya dengan penuh keheranan, "Dari mana dia mendapatkan sunnah ini?" Maksudnya, beliau ingin memastikan bahwa amir tersebut tidak berbuat sesuatu yang tidak ada tuntunannya. Ketika dijawab bahwa Rasulullah ﷺ memang melakukannya, maka Abdullah bin Mas'ud pun tenang dan menerimanya.

Kisah ini mengajarkan kita beberapa hal:

  1. Cinta kepada sunnah — para sahabat sangat menjaga setiap gerak-gerik Nabi ﷺ.
  2. Adab bertanya — ketika melihat sesuatu yang tidak diketahui, bertanyalah kepada ahlinya.
  3. Tidak tergesa-gesa mengingkari — karena bisa jadi itu adalah sunnah yang belum kita ketahui.

Kesimpulan Praktis

  1. Dua kali salam dalam shalat (ke kanan dan ke kiri) adalah sunnah Nabi ﷺ yang tetap dan dilakukan oleh jumhur ulama.
  2. Satu kali salam ke kanan juga dibolehkan menurut sebagian ulama, tetapi yang lebih utama adalah dua kali.
  3. Adab bertanya — jika melihat amalan yang tidak kita ketahui dalilnya, bertanyalah kepada ulama yang terpercaya, jangan terburu-buru mengingkari.
  4. Meneladani Nabi ﷺ dalam setiap gerakan shalat, karena shalat adalah tiang agama dan makin sesuai dengan tuntunan Nabi ﷺ, makin sempurna ibadah kita.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Komunitas

Follow @haditsindonesia

Penjelasannya membantu? Yuk follow kami di media sosial — hadits pilihan setiap hari.