Shahih Muslim · Kitab Masjid dan Tempat Shalat · No. 535

Bab Anjuran Meletakkan Tangan di Atas Lutut dalam Ruku dan Pembatalan Meletakkan Tangan di Atas Paha

Shahih

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، وَأَبُو كَامِلٍ الْجَحْدَرِيُّ - وَاللَّفْظُ لِقُتَيْبَةَ - قَالاَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ أَبِي يَعْفُورٍ، عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ، قَالَ صَلَّيْتُ إِلَى جَنْبِ أَبِي قَالَ وَجَعَلْتُ يَدَىَّ بَيْنَ رُكْبَتَىَّ فَقَالَ لِي أَبِي اضْرِبْ بِكَفَّيْكَ عَلَى رُكْبَتَيْكَ ‏.‏ قَالَ ثُمَّ فَعَلْتُ ذَلِكَ مَرَّةً أُخْرَى فَضَرَبَ يَدَىَّ وَقَالَ إِنَّا نُهِينَا عَنْ هَذَا وَأُمِرْنَا أَنْ نَضْرِبَ بِالأَكُفِّ عَلَى الرُّكَبِ ‏.‏

Mus'ab bin Sa'd melaporkan: Saya shalat di samping ayah saya dan meletakkan tangan saya di antara lutut saya. Ayah saya berkata kepada saya: Letakkan tanganmu di atas lututmu. Saya mengulangi perbuatan itu untuk kedua kalinya, dan dia memukul tangan saya dan berkata: Kita telah dilarang untuk melakukan ini dan diperintahkan untuk meletakkan telapak tangan kita di atas lutut.