Bab Perintah Para Imam untuk Meringankan Shalat
Shahih
وَحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ، - وَهُوَ ابْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحِزَامِيُّ - عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ " إِذَا أَمَّ أَحَدُكُمُ النَّاسَ فَلْيُخَفِّفْ فَإِنَّ فِيهِمُ الصَّغِيرَ وَالْكَبِيرَ وَالضَّعِيفَ وَالْمَرِيضَ فَإِذَا صَلَّى وَحْدَهُ فَلْيُصَلِّ كَيْفَ شَاءَ " .
Abu Hurairah melaporkan: Rasulullah ﷺ bersabda: Ketika salah seorang dari kalian memimpin orang-orang dalam shalat, hendaknya ia meringankan, karena di antara mereka ada yang muda, tua, lemah, dan sakit. Namun jika salah seorang dari kalian shalat sendirian, silakan ia shalat sesuai keinginannya.